Nama eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, tengah digoyang dengan isu dugaan korupsi bansos Covid-19 yang terjadi di Ibu Kota tahun 2020 silam.
Isu ini awalnya diungkap oleh akun Twitter @kurawa yang sempat menunjukkan tumpukan beras tak layak makan yang ditimbun di sebuah gudang.
Sampai saat ini, isu dugaan korupsi tersebut masih menjadi bola liar. Bahkan dugaan keterlibatan Anies juga masih simpang siur.
Karena itulah, video unggahan akun Facebook dengan nama Kang Bravo seketika menjadi viral. Pasalnya pemilik akun mengklaim Anies dan istrinya dijemput paksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi bansos tersebut.
"Istri Anies & Anies Tiba di Gedung KPK, Penyidik Dalami Korupsi Bansos Yang Merugikan Rakyat 3 T??" seperti itulah judul yang dituliskan pemilik video, dikutip pada Jumat (20/1/2023).
Sementara di bagian thumbnail terlihat sepasang laki-laki dan perempuan yang digiring dengan tangan diborgol di depan. Selain itu mereka juga sama-sama mengenakan rompi oranye yang khas dikenakan tersangka kasus KPK.
"Breaking News. Anies & Istri Tiba di KPK. Penjemputan Paksa Dilakukan Takut Hal Ini Terjadi," begitulah judul yang tertera di thumbnail video.
Jelas video ini langsung menuai perhatian banyak pihak, terbukti dari jumlah komentarnya yang mencapai lebih dari 2.200 dan telah meraup lebih dari 5.300 tanda suka.
Namun seperti apakah fakta dari video tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, akun tersebut ternyata mengunggah video yang tidak sesuai dengan narasinya.
Foto thumbnail video tersebut menampilkan hasil suntingan dari potongan-potongan video dan peristiwa yang tidak berkaitan dengan narasi.
Seperti misalnya thumbnail yang seolah memperlihatkan Anies Baswedan dan istrinya, Fery Farhati, yang sedang digiring ke dalam gedung KPK. Padahal itu merupakan hasil editan dari foto artikel terkait operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Kutai Timur nonaktif Ismunandar tahun 2020.
"Bupati Kutim nonaktif Ismunandar saat berada di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta dan saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka," begitulah deskripsi dari foto asli yang diambil dari media Kaltim Today.
Sementara itu video justru menarasikan artikel opini menanggapi dugaan korupsi bansos DKI Jakarta 2020 yang isunya melibatkan Anies.
Berita Terkait
-
Usai Geledah Ruangan Ketua DPRD DKI dan Anggota Dewan Mohamad Taufik, KPK Segera Umumkan Tersangka
-
Kerugian Negara Capai Puluhan Miliar, KPK Selidiki Kasus Dugaan Korupsi Kapal Angkut Tank di Kemenhan
-
Respons KPK saat Diadukan Pengacara Lukas Enembe ke Komnas HAM
-
Drama Lukas Enembe VS KPK, Berujung Firli Bahuri Diadukan ke Komnas HAM Diduga Langgar HAM
-
CEK FAKTA: Gibran dan Kaesang Akhirnya Ditangkap KPK Akibat Terbukti Pakai Uang Rakyat, Benarkah?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring