Survei kepuasan terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo belakangan masih tinggi, bahkan mencapai 80 persen.
Menanggapi hal tersebut, pengamat politik dan akademisi Rocky Gerung menyebutkan bahwa survei-survei yang ada bisa jadi adalah bentuk dari mobilisasi yang sengaja untuk mengelu-elukan Jokowi.
"Kan sensor dia [Jokowi] sebagai pemimpin kan dia harusnya paham sadar gitu bahwa dia kehilangan akses etis pada rakyat, akses politik dari partianya sendiri," ujar Rocky Gerung di kanal YouTube miliknya.
"Jadi semua hal itu ditunjukan dengan data dan boleh saja dimaniulasi survei dengan elektabilitasnya 80 persen, tapi dompet ema-emak enggak bisa bohong," imbuhnya.
Lebih lanjut jika Jokowi ingin pamer soal kepuasannya, maka hal tersebut malah bisa membatalkan citra yang dia inginkan di akhir masa jabatan.
"Kalau mau jagoan arogan, ini yang akan membatalkan citra dia ke depan bilang aja dia enggak mampu, harusnya dia mencontoh Presiden Vietanam atau Perdana Menteri Selandia Baru yang berani mundur.
Rocky menyatakan bahwa ada dugaan pemalsuan-pemalsuan data yang sengaja mengangkat tingkat kepuasan terhadap pemerintahan Jokowi.
Dalam hal ini, Rocky mencontohkan apa yang terjadi pada presiden-presiden Indonesia sebelumnya.
"Ini pemalsuan-pemalsuan ini kita sudah tahu bahkan di zaman Bung Karno dielu-elukan bilang presiden seumur hidup, seluruh rakyat diorganisir tiba-tiba jatuh," ujar Rocky Gerung.
Baca Juga: 4 Fakta Menarik tentang Turnamen India Open 2023, Tuan Rumah Nir Gelar!
"Kemudian Pak Harto, tuh jadi Pak Harto elektabilitas 80 persen 78 persen dalam dua bulan Pak Harto jatuh, jadi moral politiknya ini ya kepekaan pemimpin enggak ada dukungan lagi dari rakyat," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Promo Minuman dan Camilan Indomaret Mei 2026 Cocok Temani Libur Panjang Bersama Keluarga
-
Long Weekend Mei 2026 Dimulai, Alfamart Tebar Diskon hingga 60 Persen Sampo, Sabun sampai Susu Anak
-
Mumpung Ringgit Lagi Turun? Ini 6 Tips Belanja Barang Branded Malaysia via Entikong
-
Gubernur Banten: RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI yang Sedang Dinonaktifkan
-
Lagi Viral di Jakarta, Workshop Keramik dan Melukis Ini Ramai Diburu Saat Long Weekend
-
Ada Hak Khusus? Forum Mahasiswa Indonesia Cium Kejanggalan Tuntutan Kasus Julia Tobing
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Siap-Siap! Bekasi Bakal Punya Pusat Lifestyle Baru dengan Vibes Alfresco yang Estetik
-
Jaro Ade Ingatkan Dampak Serius Hentikan Tambang: Harga Material Bisa Melonjak 50 Persen
-
Promo QRIS Bank Sumsel Babel Mei 2026, 7 Merchant Kuliner di Palembang Ini Kasih Diskon Makan