Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah resmi bergabung di Partai Golkar, bahkan langsung ditempatkan sebagai wakil ketua umum. Kang Emil juga sesumbar dapat menambah elektabilitas partai karena banyaknya followers yang dimiliki.
Namun belakangan masuknya Kang Emil di Partai Golkar ini menuai beragam pendapat. Hal inilah yang dibahas oleh pengamat politik Hasan Nasbi di kanal YouTube-nya.
Awalnya Hasan menilai Kang Emil memiliki sejumlah kelebihan seperti pengalaman di bidang teknokratis serta cocok dengan ideologi Partai Golkar.
"Yang membedakan adalah dia ini cukup aktif di media sosial dan punya pengikut yang sangat banyak. Jadi kalau 30 juta followers katanya, bagaimanapun itu modal yang kuat," ungkap Hasan, dikutip pada Sabtu (21/1/2023).
Menurut Hasan, bergabungnya Kang Emil di Partai Golkar membawa keuntungan untuk kedua pihak. Termasuk di antaranya, seperti yang dispekulasikan sejumlah pihak, yaitu untuk memuluskan agenda menyandingkan Ganjar Pranowo dan Kang Emil.
"Masuknya RK ke Partai Golkar untuk memuluskan agenda setting Ganjar-RK. Jadi Ganjar-RK bisa melalui kendaraan PDIP yang bergabung dengan Golkar, atau melalui KIB saja tapi calon presidennya Ganjar," ujar Hasan.
"Sebagai sebuah gimmick dan agenda setting, bolehlah, tapi kan harus dipikir juga jalannnya masuk akal atau tidak," lanjut Direktur Cyrus Network tersebut.
Rupanya Hasan menilai spekulasi ini tidak mungkin terwujud. Yang pertama dibahas adalah sisi internal Partai Golkar yang telah mengusung nama calon presiden lewat Munas.
"Selain memutuskan siapa ketua umum, Partai Golkar juga memutuskan nama calon presidennya. Dan nama calon presiden yang diputuskan di dalam Munas itu adalah Airlangga Hartarto," jelas Hasan.
Baca Juga: Kronologi Pria Cabuli Bocah 11 Tahun di Lenteng Agung, Modus Ngaku Relawan Ambulans
Menurut Hasan, keputusan di Munas hanya bisa dicabut lewat forum besar serupa. Dia juga meyakini Kang Emil selaku kader baru di Partai Golkar juga pasti memahami mekanisme tersebut.
"Jadi nggak mungkin lah dalam keadaan normal seperti ini, sudah pasti tetap dengan keputusan Munas mereka. Masa mereka membatalkan keputusan organisasi sendiri karena pragmatisme politik? Kecuali Partai Golkar-nya mau diacak-acak lagi," terang Hasan.
"Jadi menurut saya Ganjar-RK itu agenda setting yang agak-agak halusinasi," sambungnya.
Selanjutnya Hasan menyoroti Partai Golkar yang akan mengkhianati KIB apabila bergabung dengan PDI Perjuangan demi mengusung Ganjar-Kang Emil.
Di sisi lain, Hasan juga mempertimbangkan status Ganjar sebagai kader PDIP yang loyal. Hasan rupanya berpandangan Ganjar tidak mungkin keluar dari PDIP kendati tak diberi tiket capres.
"Kalau Ganjar-RK disuruh maju lewat KIB saja, memang cukup secara tiket, tapi kan menyuruh Ganjar keluar dari PDIP, menyuruh anak melawan ibunya, menyuruh kader partainya melawan organisasinya," kata Hasan.
Tag
Berita Terkait
-
Blak-blakan Pilih Ganjar, Habib Kribo Sebut Anies Baswedan Tipe Pemimpin yang Ditolak Rasul
-
Kasus Ditangani Polisi, Ganjar Pranowo Pastikan Beri Pendampingan Korban Pemerkosaan di Brebes
-
Siap-siap 4 Capres 2024! Ridwan Kamil Bakal Diusung Golkar, PDIP Calonkan Puan atau Ganjar?
-
Gegara Masuk Golkar, Ridwan Kamil Disinggung Kacang Lupa Kulit Pernah Ditolong PKS-Gerindra-NasDem
-
Blak-blakan Alasan Masuk Golkar, Kang Emil Malah Banjir Kritik: Belum Apa-apa Blunder?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class
-
Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas
-
Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam
-
PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif