Manuver politik Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, masuk ke Partai Golkar menuai sorotan banyak pihak.
Salah satunya dari pegiat media sosial Jhon Sitorus. Menurutnya, bergabungnya Kang Emil di partai beringin akan mengubah dinamika politik tahun 2024 mendatang.
"Masuknya Ridwan Kamil ke partai Golkar sedikit banyak akan mengubah peta kontestasi Pilpres 2024. Kontestasi Pilpres bisa lebih ramai dengan masuknya Kang Emil ke Golkar," kata Jhon, dikutip pada Jumat (20/1/2023).
"Meski belum deklarasi, tetapi upaya ini bagian dari strategi Golkar memastikan diri sebagai KOMPETITOR," lanjutnya.
Bahkan menurut pemilik akun Twitter @Miduk17 tersebut, Kang Emil bisa langsung menjadi kompetitor berat untuk menciptakan 4 poros di Pemilu 2024.
Bila merujuk pada hasil survei elektabilitas, maka keempat nama tersebut adalah Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ridwan Kamil.
Lalu seperti apa peta politiknya?
Menurut Jhon, Partai Gerindra akan melanjutkan rencana pembentukan koalisi yang sudah setengah jalan. "Andai Prabowo harus Nyapres, maka Gerindra bisa berkoalisi dengan PKB agar suara parlemen mencapai angka PT (Presidential Threshold)," tutur Jhon.
"PDIP tanpa memerlukan koalisi bisa saja mengusung Capres-Cawapres sendiri," sambungnya, dan secara tersirat tentu PDIP akan mencalonkan Ganjar alih-alih Puan Maharani.
Baca Juga: Bahas Aturan Sosialisasi dan Kampanye Pemilu 2024, KPU Libatkan Dewan Pers hingga Bawaslu
Kemudian menurut Jhon, KIB yang terdiri atas Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan beralih dari mengusung Airlangga Hartarto ke Kang Emil.
"Dan Abas (Anies Baswedan) akan didukung oleh koalisi perubahan (Nasdem, Demokrat & PKS)," jelas Jhon.
Meski begitu, Jhon tetap tidak menepis kemungkinan PDIP akan mencalonkan Puan ketimbang Ganjar. Namun yang penting, menurut Jhon, PDIP tetap bisa mencalonkan siapapun tanpa harus berkoalisi.
"Mohon maaf jika AHY tak disebut, karena porsinya memang bukan untuk Capres," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Koalisi Tak Kunjung Deklarasi, Surya Paloh dan Kawan-kawan Malah Bisa Siksa Anies: Buka Kesempatan Buat Firli?
-
Gegara Masuk Golkar, Ridwan Kamil Disinggung Kacang Lupa Kulit Pernah Ditolong PKS-Gerindra-NasDem
-
Blak-blakan Alasan Masuk Golkar, Kang Emil Malah Banjir Kritik: Belum Apa-apa Blunder?
-
'Simbol Generasi Milenial' Partai Golkar Dinilai Beruntung Usai Ridwan Kamil Gabung
-
Ridwan Kamil Jadi Cadangan Airlangga Hartarto Kalau Gagal Maju Pilpres 2024?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Ariawan Gunadi Tegaskan Gugatan Salah Sasaran dalam Sengketa NCD
-
Nathan Tjoe A On Sering Hangatkan Bangku Cadangan, Tapi Kini Meledak di Willem II
-
Maarten Paes: Jadi Kiper Utama Ajax Terbuka, Saya Harus Asah Kemampuan
-
Calvin Verdonk Bawa Lille Lolos Babak 16 Besar Liga Europa
-
Pamer Naik MRT, Widi Mulia Sindir Gubernur Kaltim Soal Mobil Dinas Rp8,5 M
-
Akui Dongkol, Dewi Perssik Tolak Inara Rusli Jadi Bintang Tamu Pagi-Pagi Ambyar
-
Pilihan Bijak Tri, Dorong Generasi Muda Kreatif di Bulan Ramadan
-
4 Lipstik untuk Bibir Kering, Bikin Lembap Seharian
-
10 Persen Jalan di DIY Rusak Parah Jelang Lebaran, Polisi Ungkap Titik Paling Berbahaya!
-
Disebut Terima Dana Hibah Keraton Solo, Kubu Tedjowulan: Di mana Letak Kesalahannya?