Pakar Hukum Pidana Asep Iwan Iriawan menegaskan bahwa tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak memengaruhi vonis hakim, karena dasar putusan hakim adalah dakwaan.
Sehubungan dengan kasus pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo dan terdakwa lainnya, Asep menilai tuntutan jaksa kepada para terdakwatidak jelas dan ngawur.
Asep menyebut bahwa Jaksa Agung muda telah salah menilai fakta dan tak memperhatikan latar belakang di antara Ricky Rizal dan Bharada E alias Richard Eliezer.
Kata Asep, Sambo tak memerintahkan Ricky untuk menembak, namun memberikan tawaran kepada Ricky. Sementara itu, Sambo memerintahkan Bharada E secara jelas untuk menembak korban. Selain itu, Asep menyinggung rentang waktu keduanya di sisi Sambo, di mana Ricky lebih lama dibandingkan Bharada E.
Oleh sebab itu, Asep menilai tuntutan hukuman bagi Bharada E yang lebih berat daripada Ricky Rizal disebutnya tidak masuk akal dan bahkan ngawur.
"Jadi kalau Jaksa Agung muda sekarang kok aneh, saya maaf ya saya katakan sekali lagi, kok dengan semangatnya menjelaskan tuntutan terhadap Eliezer tapi tidak menjelaskan yang lain bahkan membandingkan dengan tuntutan terhadap Sambo, itu hal yang berbeda. Jadi ngawur sekali lagi!" terang Asep dikutip dari tayangan Metro TV, Senin (23/01/2023).
Asep menegaskan bahwa Bharada E melakukan penembakan karena perintah Sambo dan berkaitan dengan pasal 51.
"Itu beda dengan Ricky. Itu ngawur sekali lagi Jaksa Agung mudanya," sambungnya.
Dia pun mengungkapkan kekecewaannya terhadap Jaksa Agung muda soal posisi Bharada E yang sudah menjadi justice collaborator namun malah mendapatkan tuntutan hukuman yang lebih tinggi daripada Ricky.
Baca Juga: Sandiaga Nilai Bukan Mustahil Banyak Partai Mau Gabung Koalisi Gerindra-PKB, Termasuk PPP
Asep meminta dan berharap hakim untuk mempertimbangkan konsep JC Bharada E dalam memutuskan vonis hukuman kedepan.
Lebih lanjut, Asep menjelaskan bahwa hakim boleh memutuskan hukuman lebih berat dan maksimal daripada jaksa. Dalam hal ini, Sambo bisa dikenakan vonis hukuman mati dan tidak lebih dari itu.
"Kalau hakim menjatuhkan Sambo hukuman mati ya boleh saja," kata Asep.
Asep bahkan secara blak-blakan akan menjatuhi hukuman mati kepada Ferdy Sambo jika dirinya berperan sebagai hakim perkara tersebut.
"Kalau saya hakimnya, saya matiin (hukuman mati) sekalian," tegasnya.
Berita Terkait
-
Pengacara Brigadir J Sebut Ada 'Setan' Ringankan Vonis Sambo: Katanya Jenderal Bintang 1 Gentayangan
-
Penampilan Christine Hakim di Serial HBO The Last of Us Bikin Merinding, Sampai Dipuji YouTuber AS
-
Terungkap! Begini Dugaan Skenario Jaksa Ringankan Sanksi Sambo, Ketua IPW: Harusnya Tuntutan Mati
-
Muhammad Said Tak Berani Sumpah Atas Nama Allah jadi Pertimbangan Hakim Arab Saudi Jatuhkan Hukuman Pelecehan
-
CEK FAKTA: Ayah Brigadir J Bebaskan Bharada E sampai Ferdy Sambo Kaget, Benarkah?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Kulit Kusam Pakai Sunscreen Apa? Ini 5 Pilihan agar Kulit Lebih Cerah dan Glowing
-
Andi Sudirman Canangkan Kota Parepare Pusat Pertumbuhan Baru Sulsel
-
Warga Terkaya Tercatat Penerima JKN Bersubsidi, Menkes Janji Benahi Data
-
AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington
-
Wamendagri: Penyusunan Anggaran Daerah harus Selaras dengan RKPD
-
5 Keunggulan Gran Max Bekas: Layakkah Jadi Mobil Keluarga?
-
5 Pilihan Essence Cica: Rahasia Wajah Tenang dan Glass Skin yang Effortless
-
Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal
-
Clara Shinta Lagi Proses Cerai, Anak Polos Tanya 'Papa Mana?'
-
Redmi Pad 2 4G, Tablet Rp2 Jutaan Paling Worth It? Kualitas Layar 2,5K 90Hz