Pengacara keluarga Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat, Martin Simanjuntak menyebut bahwa ada gerakan 'bawah tanah' untuk mempengaruhi vonis hukuman kubu Ferdy Sambo cs.
Dalam penjelasannya, Martin memakai terminologi urban legend, yakni hantu atau setan. Martin lanjut menyambungkannya dengan kasus Sambo, bahwa hantu tersebut memang sulit untuk membuktikan adanya kuasa-kuasa gelap dalam 'gerakan bawah tanah' untuk meringankan hukuman Sambo.
Lantas menurutnya, hal yang meringankan vonis hukuman tidak hanya untuk Ferdy Sambo saja, melainkan untuk sang istri Putri Candrawathi dan ajudannya yang lain.
Martin menyinggung soal kekayaan Ferdy Sambo yang jumlahnya fantastis dan jaringan yang begitu banyak selama dia bekerja sebagai polisi.
"Sebenarnya sudah seringkali menyampaikan bahwa Ferdy Sambo itu memiliki uang yang banyak dan juga memiliki networking. Bukan berarti Ferdy Sambo lepas jabatan di Propam, bukan berarti jaringan itu meninggalkan dia," kata Martin dilihat dari tayangan KOMPAS TV, Senin (23/01/2023).
Martin mengungkapkan bahwa ada jaringan Sambo yang mencari aman dengan meninggalkannya, namun ada juga yang loyal dan setia kepada Sambo hingga saat ini.
Ia menyebut bahwa keloyalitasan tersebut bisa karena memang loyalitas sejati atau karena adanya bargaining/tawar menawar.
Hal itu dikaitkan Martin dengan buku hitam Sambo yang terus dibawanya, bahkan saat persidangan kasus pembunuhan Brigadir J.
Menurut Martin, buku hitam Sambo tersebut menyimpan begitu banyak informasi dan rahasia penting terkait hutang orang-orang.
Baca Juga: Penampilan Christine Hakim di Serial HBO The Last of Us Bikin Merinding, Sampai Dipuji YouTuber AS
"Coba lihat itu buku hitam yang sering dibawa-bawa pak Ferdy Sambo. Itu saya pikir ada banyak informasi di situ mengenai hutang-hutang seseorang baik materi maupun materiil," kata Martin.
Lebih lanjut, Martin mengaitkan hal tersebut dengan 'gerakan bawah tanah' yang juga terdapat sosok setan/hantu di dalamnya.
"Nah kalau kita kaitkan dengan kemarin ada informasi bahwa jenderal bintang 1 yang katanya 'gentayangan' melakukan gerakan bawah tanah, layak jadi pertanyaan. Apakah jenderal bintang 1 ini hanya satu jenderal yang diduga bergentayangan atau mungkin saja mantan jenderal yang bintangnya lebih dari satu," bebernya.
Martin menduga ada jenderal berbintang yang ikut serta melobi atau mencari kesempatan untuk meringankan vonis hukuman Sambo dan Putri.
Siapa sosok di balik gerakan bawah tanah tersebut, Martin menyebut hingga saat ini belum ketahuan.
Martin menegaskan bahwa ada sosok yang terlibat dalam gerakan bawah tanah dan bergerak layaknya hantu yang bergentayangan serta tak terlihat.
"Pasti ada (sosok gerakan bawah tanah), seperti hantu itu tidak bisa kelihatan. Saya nggak lihat hantunya, tapi saya bisa merasakan efek hantunya seperti apa," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Tampil di Depan Presiden Jokowi dan Kapolri, Tim Barongsai Sparta Polresta Solo Tuai Beragam Pujian
-
Terungkap! Begini Dugaan Skenario Jaksa Ringankan Sanksi Sambo, Ketua IPW: Harusnya Tuntutan Mati
-
CEK FAKTA: Ayah Brigadir J Bebaskan Bharada E sampai Ferdy Sambo Kaget, Benarkah?
-
Misteri Sosok Jenderal Yang Disebut Mahfud MD Gerilya Bawah Tanah Ingin Ferdy Sambo Bebas, Siapa Dia?
-
Isu Pesanan Hukuman, Kompolnas Sebut 'Gerakan Bawah Tanah' Bagian dari Strategi Sambo
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
PPDB Jabar Harus Transparan: Semua Calon Siswa Punya Hak Sama, Stop Praktik Curang!
-
Simulasi Cicilan KPR Bank Sumsel Babel 2026: Cara Punya Rumah di Palembang dengan Angsuran Ringan
-
Review Leadership Mastery: Apakah Buku Ini Layak Jadi Kitab Wajib Para Pemimpin Masa Kini?
-
Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer
-
Adhisty Zara Mendadak Menikah dan Umumkan Kehamilan, Ini Profil Tsaqib Sang Suami
-
Perkuat GCG and Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
Biaya Kuliah UIN Raden Fatah Palembang 2026: Daftar UKT Semua Jurusan dan Kelompok Pembayaran
-
Prabowo Bisa Berapa Bahasa? Kini Wajibkan Belajar Bahasa Prancis di Semua Sekolah