/
Kamis, 26 Januari 2023 | 12:08 WIB
Foto kolase komplotan serial killer Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan M Dede Solehudin. [Dok. Polisi] ([Dok. Polisi])

Kasus meninggalnya satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat akibat diracun kini terungkap sudah. Pelaku pembunuhan satu keluarga ini tidak lain adalah suami dari korban AM (40).

Fakta lain juga terungkap dalam kasus tersebut, Wowon ternyata juga melakukan sejumlah pembunuhan lainnya di beberapa lokasi, yakni di Cianjur dan Garut.

Polisi mengungkapkan, korban pembunuhan berantai Wowon masih memiliki hubungan keluarga satu sama lain. Hingga kini kepolisian menyatakan, korban Wowon mencapai 9 orang.

Dalam melancarkan aksinya, Wowon tidak bekerja sendiri. Ada dua orang lainnya yang membantu Wowon, yakni Solihin alias Duloh (60 tahun) dan M Dede Solehudin (35 tahun) yang juga merupakan korban Al Maimunah, salah satu korban tewas di Bekasi.

KIni, Wowon dan dua rekannya itu telah ditetapkan sebagai tersangka. Kapolda Metro Jata Irjen FadilImran mengatakan, ketiga tersangka merupakan ‘partner in crime’, dimana mereka juga diketahui pernah melakukan pembunuhan sebelumnya.

Dari hasil pengembangan penyelidikan yang dilakukan kepolisian, diketahui bahwa Wowon dan dua rekannya telah melakukan pembunuhan sebelumnya dengan korban sebanyak 6 orang. Empat diantara enam korban tersebut dikuburkan di halaman rumah kontrakan Wowon.

Keempat koran tersebut diduga dibunuh dengan cara dicekik, setelah itu pelaku menguburkan jenazahnya di lokasi tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian, motif pelaku dalam melancarkan aksinya adalah diduga terkait dengan perdukunan atau ilmu hitam. Dan hingga kini, tersangka masih berada di tahanan Polda Metro Jaya untuk diperiksa lebih lanjut.

Simak videonya di YouTube Suara.com berikut:

Load More