Cendekiawan muslim Emha Ainun Najib atau yang lebih dikenal Cak Nun dikabarkan mendapatkan mahar atau dibayar sekitar Rp1 miliar.
Dalam kabar yang beredar melalui video tersebut, uang Rp1 miliar itu dibayar kepada Cak Nun untuk memberikan fitnah kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Informasi tersebut dibagikan dan diunggah oleh kanal YouTube bernama 'PAKDE TV' pada 24 Januari 2023.
Thumbnail video memperlihatkan sosok Cak Nun yang duduk berhadapan dengan seorang pria yang membentangkan uang Rp100 ribu dan Rp50 ribu. Selain itu, adapula sejumlah aparat polisi di lokasi.
Begini narasi yang dituliskan dalam unggahan video tersebut.
"Sosok Bohir Dibalik Ceramahnya Cak Nun Terbongkar, Ternyata Benar Tebakan Kita Semua!!!" tulis judul unggahan.
"MAHAR FITNAH JOKOWI 1 MILYAR? BOHIR DIBELAKANG CAK NUN TERBONGKAR & APA MISINYA," tulis keterangan thumbnail video.
Lalu benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Baca Juga: Termasuk Indonesia, Berikut Negara di Asia yang Kerap Pakai Jasa Pemain Naturalisasi
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim budayawan Cak Nun terbongkar diberikan uang Rp1 miliar untuk fitnah Presiden Jokowi di ceramahnya adalah salah.
Setelah video ditonton hingga akhir, tidak ada informasi yang menyebutkan soal klaim dari judul mapun thumbnail video.
Narator membacakan artikel opini dari Seword.com yang diunggah pada 20 Januari 2023.
Artikel tersebut memiliki judul "Benarkah Kyai Kesambet Buat Pengalihan Issue Skandal Bansos DKI?".
Pembahasan dalam artikel opini tersebut berisi mengenai asumsi penulis terkait polemik Cak Nun yang menyebut Jokowi seperti Firaun sebagai pengalihan isu kasus dugaan korupsi DKI yang diungkap pegiat media sosial Rudi Valinka lewat akun Twitter @kurawa.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, maka kabar Cak Nun dibayar Rp1 miliar untuk memfitnah Jokowi adalah keliru.
Dengan demikian, informasi yang telah tersebar tersebut masuk dalam kategori hoaks.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Beredar Breaking News Jokowi Resmi Bebaskan Bharada E dari Tuntutan Hukum, Benarkah?
-
Jokowi Akui Dirinya 'Bertapa' Tiga Hari Saat Putuskan Harus Lockdown atau Tidak
-
Aji Mumpung Jadi RI 1, Langkah Perlahan Jokowi Bangun Dinasti Politik
-
CEK FAKTA: Geger Skandal Azriel Hermansyah Hamili Gadis Bali Bikin Syok Ashanty dan Krisdayanti, Benarkah?
-
Dari Anak hingga Menantu Terjun ke Dunia Politik, Analis Politik: Jokowi Lebih Parah dari Rezim Soeharto
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Sulitnya Cari Solar, Bus AKAP Mogok di Jalintas Sumatera karena Kehabisan BBM
-
Harga BBM Turun, Pengguna Pertamax di Palembang: Turunnya Dikit, Lumayan Lah!
-
Anggaran Lampu Jalan Palembang Melonjak dari Rp11 Miliar ke Rp140 Miliar, Ada Apa?
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Kasus Abdul Wahid, KPK Periksa Sekda Riau dan Bupati Indragiri Hulu
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Bupati Kuansing Minta Land Cruiser Baru, Padahal Sudah Punya Dua Seri Lawas
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Usut Meninggalnya 5 Calon Manajer Kopdes
-
9 Rekomendasi Lipstik Murah Terbaik untuk Bibir Hitam, Mulai Rp20 Ribu