/
Jum'at, 27 Januari 2023 | 20:07 WIB
Anies Baswedan (Twitter/aniesbaswedan)

Reaksi Presiden Joko Widodo dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono terkait proyek sodetan Kali Ciliwung di Ibu Kota. Pasalnya narasi yang beredar menyebut proyek itu setelah bertahun-tahun mangkrak di bawah pemerintahan Anies Baswedan.

Hal itulah yang kemudian ditanyakan pula kepada Anies. Namun respons yang ditunjukkan Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu ternyata cukup tidak terduga.

"Tanggapan pembicaraan Presiden terkait pembangunan mangkrak?" tanya para awak media kepada Anies, seperti dikutip pada Jumat (27/1/2023).

Namun pertanyaan tersebut ternyata tidak dijawab dengan gamblang oleh Anies. Justru mantan Gubernur DKI Jakarta itu malah seolah lepas tangan dan enggan menjawabnya.

Anies saat itu memang dengan cepat menjawab pertanyaan wartawan, tetapi dengan konteks yang berbeda.

Malah Anies menyampaikan ucapan syukur karena rangkaian kegiatan silaturahmi di Provinsi Banten berjalan lancar, meski sebelumnya sempat digegerkan dengan kiriman sekarung ular kobra ke rumah eks Gubernur Banten Wahidin Halim.

"Alhamdulillah kita bersyukur silaturahmi ini berjalan lancar," ujar Anies sebelum mengakhiri sesi wawancara dan membuat pertanyaan soal proyek sodetan Kali Ciliwung tidak terjawab.

Sebelumnya Jokowi mengungkit soal proyek sodetan Kali Ciliwung ketika meninjau langsung pengerjaannya di lapangan.

Saat itu Jokowi mengunjungi tiga titik proyek sodetan Kali Ciliwung sekaligus, seperti di Jl Otto Iskandar Dinata yang menjadi inlet Kali Ciliwung, Jl Otista III yang menjadi titik pertemuan kali, dan Kanal Banjir Timur di sisi belakang kampus Trisakti yang menjadi keluaran (outlet) sodetan.

Baca Juga: Pengacara Siapkan Langkah Hukum, Usai Almarhum Hasya Ditetapkan jadi Tersangka Setelah Ditabrak Pensiunan Polisi

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyebut proyek sodetan Kali Ciliwung sudah mangkrak selama 6 tahun. Jokowi juga mengungkap harapan proyek anti banjir Jakarta ini dapat dilanjutkan dan ditargetkan akan selesai pada April 2023 mendatang.

"Proyek ini sudah berhenti 6 tahun dan sekarang lanjut lagi, mudah-mudahan selesai pada April 2023. Untuk mengurangi banjir Jakarta, pemerintah telah membangun Bendungan Ciawi dan Sukamahi di hulu sebagai pengendali air ke Jakarta," tandasnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Load More