Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Hermawi Taslim Partai Nasional Demokrat (NasDem) buka suara mengenai pertemuan Ketua Umumnya Surya Paloh dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hermawi menyampaikan bahwa Surya Paloh tidak dipanggil oleh Istana untuk menghadap Jokowi.
Tidak hanya Surya Paloh saja yang melakukan pertemuan dengan Jokowi, Hermawi menyebut para pimpinan-pimpinan maupun komisi juga bertemu dengan presiden secara bergantian setiap akhir pekan.
Oleh sebab itu, ia menyampaikan pertemuan Jokowi dengan Surya Paloh Cs itu merupakan hal yang lumrah dan tak ada sangkut paut apapun.
"Jadi tadi saya ada di sana, mereka tidak dipanggil khusus. Tapi memang pak Johnny dan pak Yasin Limpo tadi ada. Itu biasa, hari Jumat itu hari-hari Krida kita. Semua orang datang, semua orang datang, tadi Ibu Siti Nurbaya juga ada pagi-pagi," kata Hermawi dikutip pada Minggu (29/01/2023).
Hermawi menuturkan belum ada cerita mengenai pertemuan tersebut, akan tetapi Surya Paloh disebutnya terlihat sumringah usai bertemu Jokowi.
Senyum Surya Paloh sendiri dikabarkan terkembang lebih lebar daripada biasanya.
"Kemarin sejak pulang dari istana, senyumnya lebih lebar. Saya nggak tahu artinya apa," pungkasnya.
Diketahui, Surya Paloh sendiri akhirnya bertemu dengan Jokowi usai tak tatap muka selama 3 bulan. Mereka melakukan pertemuan di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (26/01/2023).
Bendahara Umum DPP Partai NasDem Ahmad Sahroni mengklaim pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Surya Paloh menandakan hubungan keduanya sudah membaik.
"Pertemuan tersebut menandakan bahwa hubungan di antara keduanya sangat baik dan humanis," kata Sahroni kepada Antara di Jakarta, Jumat (27/1/2023).
Sahroni mengaku bangga atas pertemuan Jokowi dan Surya Paloh karena keduanya adalah tokoh panutan.
Lebih lanjut, Sahroni mengatakan dirinya mengetahui pertemuan tersebut dilaksanakan pada Kamis (26/1) sore. Namun, dia tidak mengetahui isi perbincangan kedua tokoh tersebut.
"Saya tidak tahu apa yang dibicarakan karena tidak ikut dalam pertemuan tersebut," ujarnya.
Berita Terkait
-
Soal Jokowi Reshuffle Kabinet pada Rabu Pon, Elite PDIP Angkat Suara: Momentum!
-
Sekjen PDIP Duga Surya Paloh Tanya ke Jokowi Kenapa Tak Beri Ucapan Selamat di HUT Nasdem
-
Hasto PDIP: Saya Dengar Surya Paloh Sudah Lama Mau Ketemu Presiden Jokowi
-
Baru Pamer Kekompakan, Koalisi Perubahan Malah Diprediksi Hanya Menjadi Wacana Dukung Anies 2024
-
Bukan Reshuffle NasDem, Ternyata Jokowi Kelewat Takut Lawan Anies sampai Harus Panggil Surya Paloh?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
Terkini
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Judi Online: Hiburan Murah yang Membuat Hidup Jadi Mahal
-
MotoGP 2026 Segera Dimulai! Ini Daftar Tim dan Pembalap yang akan Tampil
-
Bridgestone Rilis Ban Baru Ecopia EP300 untuk Innova Zenix di IIMS 2026
-
Gabung Film Live Action Blue Lock, Yuki Tachibana Perankan Gin Gagamaru
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea
-
Bye-Bye Bau Tak Sedap! Solusi Kulkas Anti Bakteri untuk Stok Makanan Puasa Lebih Awet
-
Mauro Zijlstra Mau ke Persija Jakarta karena Dapat Tawaran Spesial Ini
-
Truk Tabrak Separator, Ribuan Penumpang Transjakarta Terjebak Macet Parah di Tanjung Duren
-
BEI Naikkan Batas Minimum Free Float Jadi 15 Persen Mulai Maret 2026