Beredar kabar mengenai Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas diseret oleh Densus 88 akibat terbukti bergabung dengan kelompok Islam radikal Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS).
Informasi ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube Agenda Politik pada Sabtu (29/1/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"KEJAHATAN MENAG YAQUT-JOKOWI TERBONGKAR !! - AGENDA POLITIK."
"BREAKING NEWS. 'TERBUKTI GABUNG DENGAN ISIS' AKHIRNYA MENAG YAQUT DISERET DENSUS 88."
Selain itu, dalam thumbnail video yang dibagikan, terlihat foto seorang pria diduga Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengenakan rompi tahanan.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran, klaim Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas diseret oleh Densus 88 akibat terbukti bergabung dengan ISIS adalah tidak benar.
Faktanya, dalam video berdurasi 5 menit 11 detik tersebut sama sekali tidak menjelaskan mengenai klaim yang ditulis oleh si pengunggah video.
Video ini justru mengulas mengenai pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terkait kebijakan kuota haji di tahun 2023.
Selain itu, narator dalam video ini juga hanya membacakan artikel berjudul Kembali Normal, Menag Terima MoU Sejumlah 221.000 Kuota Haji 2023 dari Arab Saudi yang diunggah oleh media mojokerto.jatimnetwork.com pada Selasa (10/1/2023).
Terlepas dari isi video itu, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai kabar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas diseret Densus 88 akibat bergabung dengan ISIS.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas diseret Densus 88 karena terbukti gabung dengan ISIS adalah keliru.
Berita Terkait
-
Pro Kontra Usulan Biaya Haji Naik Jadi Rp69 Juta
-
Ribut-ribut Kenaikan Biaya Haji 2023, Jokowi: Belum Final Sudah Rame
-
Mantan Napiter Beri Tanggapan Terkait Penangkapan Terduga Teroris di Sleman, Soroti Hal Ini
-
Sosok AW Tersangka Teroris Jaringan ISIS yang Ditangkap di Sleman, Sehari-hari Jadi Ojol
-
Detik-detik Tersangka Teroris Ditangkap di Sleman, Berawal dari Unggahan Propaganda ISIS
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati
-
Badai Pasti Berlalu: Marian Mihail Percaya PSBS Biak Segera Bangkit dari Keterpurukan
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
Nova Arianto Bicara Tekanan Juara Bertahan Usai Timnas Indonesia Segrup Vietnam di AFF U-19 2026
-
Nauelle Patisserie, Keajaiban Rasa Premium yang Lahir dari Dapur Rumahan
-
5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
-
OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19