Pengamat politik Bawano Kumoro menyoroti manuver bakal calon presiden dari Partai NasDem Anies Baswedan yang makin rajin melakukan safari politik ke berbagai daerah.
Bawano lantas mencoba membaca pesan politik yang hendak dikirim Anies melalui kunjungannya ke beberapa daerah di Indonesia.
Pasalnya, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut kerap mengunjungi daerah-daerah pemenangan Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto.
Terbaru, Anies baru saja mengunjungi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kedatangan Anies ke NTB disebut Bawono sebagai langkah mantan Menteri Pendidikan tersebut untuk merebut basis milik Prabowo.
"Safari kali ini di NTB mengirim pesan bila Anies ingin merebut basis-basis politik Prabowo dalam dua pemilu terdahulu. Sebelum ini Anies telah mengunjungi Jawa Barat, Aceh dan Sumatera Barat yang notabene juga basis Prabowo," kata Bawono.
Selain ingin meraup popularitas, menurut Bawono, kedatangan Anies ke berbagai daerah merupakan bentuk ikhtiar politik untuk menaikkan eletabilitasnya sebagai bakal calon presiden.
"Safari politik mengunjungi berbagai daerah sangat penting untuk terus dilakukan agar berdampak terhadap peningkatan popularitas. Merujuk temuan survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia tingkat popularitas Anies saat ini belum mencapi 90 persen," ulas Bawono.
Peneliti Indikator Politik Indonesia ini juga menyoroti sosok Anies sebagai satu-satunya bakal calon presiden yang paling leluasa melakukan safari. Pasalnya, ia bukan lagi seorang pejabat. Tak seperti bakal calon lainnya yang kini masih memiliki jabatan di pemerintahan.
Bawono lantas mengungkapkan bahwa Anies berada di posisi yang sangat menguntungkan.
"Sehingga ada persoalan etika jika memanfaatkan jabatan publik untuk kepentingan sosialisasi pribadi. Jadi saat ini Anies berada pada posisi paling menguntungkan karena leluasa berkeliling daerah kapan pun untuk melakukan sosialisasi turun ke daerah secara langsung," pungkasnya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
-
Heboh Teror Ular Kobra Jelang Kedatangan Anies, Denny Siregar Ngakak: Pasang Sendiri, Ribut Sendiri
-
PKS Akhirnya Beri Kepastian ke NasDem dan Demokrat, Denny Siregar: Gini Kan Anies Lega, Nggak Nangis-Nangis Lagi
-
Jokowi Disinyalir Bakal Rekrut Elite Megawati yang Loyal untuk Reshuffle, Gantikan Menteri NasDem?
-
Sangkal Perjanjian Tertulis Prabowo dan Anies Soal Pilpres, Sudirman Said: Semoga Pak Sandi Keliru Ya
-
Gus Choi Singgung Duet Maut Anies Baswedan dan Khofifah, NasDem 'Tutup Pintu' buat AHY-Aher?
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Luncurkan Buku, Sekjen Golkar Sarmuji Tegaskan Politik Harus Menolong Rakyat
-
Apakah Sepeda Listrik Perlu Membayar Pajak Tahunan? Ini Penjelasannya
-
Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis
-
Apa Isi Piagam ASEAN? Disinggung China Terkait Izin Terbang Militer AS di Wilayah Indonesia
-
Dari Bertahan hingga Serangan, Ini Evaluasi Timnas Indonesia U-17 Usai Gagal di Piala AFF
-
7 Pilihan Parfum Lokal untuk Wanita Saat Cuaca Panas, Bikin Fresh Seharian
-
Penguburan Sapu-sapu di Jakarta Dikritik MUI, Ini Kata Gubernur Pramono
-
16 Mahasiswa IPB Diskors Usai Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual
-
Dibiayai Pejabat, Ayu Aulia Berambisi Jadi Ratu Oplas
-
NCT Wish Tebarkan Pesan Hangat dan Penuh Cinta di Lagu Terbaru, Ode to Love