/
Kamis, 02 Februari 2023 | 18:51 WIB
Para pemain Arema FC di Piala Presiden 2022. ([Laman Resmi Piala Presiden])

Manajemen Arema FC mengklaim mendapat dukungan dari keluarga korban tragedi kanjuruhan untuk tetap eksis di sepak bola nasional.

Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi (PT AABBI), Tatang Dwi Arifianto mengatakan, dorongan dari keluarga korban tersebut menjadi semangat tersendiri bagi Arema FC untuk melangkah kedepan. 

Tatang menegaskan bahwa Arema FC sekuat tenaga akan berusaha untuk menjaga eksistensinya.

“Bagi kami ini adalah dorongan dari hati. Bagaimana keluarga korban mengungkapkan isi hatinya, tentu ini adalah sebuah amanah bahwa Arema FC harus tetap eksis,” ungkap Tatang, dikutip dari laman Arema, Kamis (2/2/2023).

Bertemu secara khusus dengan manajemen dan direksi Arema FC, keluarga korban tragedi kanjuruhan, Rini Hanifah ibu dari korban meninggal bernama Agus Rianshah asal Purwosari Pasuruan serta Juariyah ibu dari korban bernama Sfwa Dinar asal Muharto, Kota Malang mengungkapkan dukungannya agar Arema FC terus eksis.

“Anak saya kehilangan nyawa gara-gara Arema, masa Arema mau bubar. Rumah saya ini jauh pak, saya Pasuruan, anak saya kalau tidak punya uang melihat Arema, saking sayangnya saking cintanya pada Arema jual baju jual sepatu demi Arema, masa Arema mau bubar kayak apa ini kebanggaan anak saya kalau tidak ada lagi,” ungkap Rini Hanifah.

Senada dengan Rini, Juariah juga mencurahkan isi hatinya dihadapan 

“Saya mau tetap usut tuntas. Korban-korban mengorbankan nyawanya untuk Arema, jangan sampai bubar.  Arema harus tetap berjalan,” ungkap Juariah.

Sebelumnya Arema FC didesak untuk bubar oleh Arek Malang karena dinilai tidak memperjuangkan nasib dari korban tragedi kanjuruhan. Selain itu, klub berjuluk Singo Edan ini juga tidak mendapat tempat untuk menggelar pertandingan pasca dilarang bermain di Malang.

Baca Juga: FedEx PHK Massal Puluhan Ribu Karyawan

Load More