Kehidupan Syahrini selalu menarik perhatian dari publik. Pelantun tembang Sesuatu ini bahkan kerap diterpa isu miring terkait hubungan rumah tangganya dengan Reino Barack.
Meskipun sering kali dihantam dengan berbagai isu tak sedap, Syahrini terlihat tak acuh dan selalu mengunggah momen kebersamaannya dengan sang suami.
Terkini, Syahrini diketahui melakukan open donasi untuk salah satu sekolah yang ada di Jepang, YUAI International Islamic School.
Hal ini terlihat melalui unggahan Instagram-nya @princessyahrini. Dalam video yang diunggah, terlihat momen ketika mantan pacar Anang Hermansyah ini mengunjungi YUAI International Islamic School.
Melalui video tersebut, tampak potret beberapa murid yang menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
Sayangnya, niat Syahrini ini menuai pro dan kontra dari publik. Hal ini terlihat dari kolom komentar di unggahan akun Instagram @conglie_willlneverdie.
Dalam kolom komentar unggahan ini, warganet menyoroti anak berkebutuhan khusus yang tak sengaja tersorot. Warganet menyebut jika istri Reino Barack ini mengeksploitasi anak-anak tersebut.
"Apa sudah izin posting anak yang berkebutuhan khusus ini ya? Kasian lo anak-anak ini dijadikan konten. Biadxxb sih eike bilang. Emosi bener. Mempertontonkan kekurangan mereka untuk open donasi," tulis akun gosip ini.
"Budhe kan sarjana hukum, mestinya buat yayasan lho mau jadi pekerja sosial. Jadi kalau himpun dana ada legaliasnya. Gitu aja masa nggak ngerti sih," komentar warganet.
Baca Juga: Permudah Layanan Keuangan, BRI Jalin Kolaborasi dengan Bio Farma Bangun Ekosistem Healthcare
"Jahat banget ya kalau nggak izin dan ternyata open donasi untuk agenda pribadi," imbuh warganet lain.
"Tapi kalau sudah diizinkan pun harusnya diblur," ujar warganet lain.
"Di Korea aja kalau posting apa-apa serba diblur wajah orang yang tanpa sengaja masuk ke video mereka," komentar warganet lainnya lagi.
Berita Terkait
-
Tidak Dihadiri Syahrini dan Reino Barack, Intip 5 Potret Syukuran Sunatan Anak Aisyahrani yang Digelar Mewah
-
Masih Kredit, Aldila Jelita Tak Bisa Jual Barang-Barang untuk Bayar Biaya Berobat Indra Bekti
-
Video Syahrini Minta Dicum Pria Lain Dua Kali Bikin Geger, Warganet Julid: Brandingnya Salehah
-
Ulasan Buku Pachinko: Kisah Wanita di Masa Kolonialisasi Jepang atas Korea
-
Masih Merumput di Usia 55 Tahun, Legenda Jepang Kazuyoshi Miura Gabung Klub Portugal
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing