Ferry Irawan, aktor yang kini ditahan polisi dalam perkara kekerasan dalam rumah tangga, sering menangis di dalam tahanan. Ia tertekan karena merasa telah dihakimi secara tak adil oleh publik dalam kasus KDRT dengan korban istrinya sendiri, Venna Melinda.
Jeffry Simatupang, pengacara Ferry Irawan, mengatakan kliennya mengalami gangguan psikologis selama ditahan oleh Polda Jawa Timur di Surabaya. Apalagi publik juga terus menyudutkannya.
"Pak Ferry secara fisik saat ini sehat, tapi secara psikologis tidak," ujar Jeffry di Jakarta, Rabu (1/2/2023).
"Karena ini urusan rumah tangga, tentu Pak Ferry ada tekanan tersendiri, berkaitan dengan batin dan kondisi psikologisnya," tambahnya menjelaskan.
Menurut Jeffry, hal yang wajar jika Ferry Irawan merasa tertekan hingga menangis. Sebab, publik sudah lebih dulu menghakimi sebelum vonis hakim.
"Tentu dia sering menangis, karena dia melihat situasinya saat ini dengan berita-berita yang ada," pungkasnya.
Sebelumnya Jeffry juga mengatakan bahwa Ferry mengalami asam lambung dan mengalami gangguan syaraft langka di dalam tahanan. Ferry ditahan sejak 16 Januari lalu.
"Kalau selama ditahan ada beberapa keluhan, asam lambung dan lain-lain," kata Jeffry.
Selain asam lambung, Ferry juga mengidap gangguan saraf distonia. Gangguan ini, kata pengacara Ferry, akan semakin parah jika ia merasa stres.
Jika kondisi Ferry Irawan semakin parah, kuasa hukum akan melakukan pembantaran (penundaan penahanan dengan alasan sakit). Meskipun hal itu diharapkan tak sampai terjadi.
"Nantilah kalau memang sudah dalam kondisi tidak teratasi lagi oleh fasilitas Polda Jatim, kami akan melakukan," tutup Jeffry.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta