/
Kamis, 02 Februari 2023 | 19:48 WIB
Ferry Irawan sering menangis di dalam tahanan. ((Instagram/@ferryirawanreal))

Ferry Irawan, aktor yang kini ditahan polisi dalam perkara kekerasan dalam rumah tangga, sering menangis di dalam tahanan. Ia tertekan karena merasa telah dihakimi secara tak adil oleh publik dalam kasus KDRT dengan korban istrinya sendiri, Venna Melinda.

Jeffry Simatupang, pengacara Ferry Irawan, mengatakan kliennya mengalami gangguan psikologis selama ditahan oleh Polda Jawa Timur di Surabaya. Apalagi publik juga terus menyudutkannya.

"Pak Ferry secara fisik saat ini sehat, tapi secara psikologis tidak," ujar Jeffry di Jakarta, Rabu (1/2/2023).

"Karena ini urusan rumah tangga, tentu Pak Ferry ada tekanan tersendiri, berkaitan dengan batin dan kondisi psikologisnya," tambahnya menjelaskan.

Menurut Jeffry, hal yang wajar jika Ferry Irawan merasa tertekan hingga menangis. Sebab, publik sudah lebih dulu menghakimi sebelum vonis hakim.

"Tentu dia sering menangis, karena dia melihat situasinya saat ini dengan berita-berita yang ada," pungkasnya.

Sebelumnya Jeffry juga mengatakan bahwa Ferry mengalami asam lambung dan mengalami gangguan syaraft langka di dalam tahanan. Ferry ditahan sejak 16 Januari lalu.

"Kalau selama ditahan ada beberapa keluhan, asam lambung dan lain-lain," kata Jeffry.

Selain asam lambung, Ferry juga mengidap gangguan saraf distonia. Gangguan ini, kata pengacara Ferry, akan semakin parah jika ia merasa stres.

Jika kondisi Ferry Irawan semakin parah, kuasa hukum akan melakukan pembantaran (penundaan penahanan dengan alasan sakit). Meskipun hal itu diharapkan tak sampai terjadi.

"Nantilah kalau memang sudah dalam kondisi tidak teratasi lagi oleh fasilitas Polda Jatim, kami akan melakukan," tutup Jeffry.

Load More