/
Senin, 06 Februari 2023 | 05:43 WIB
Ilustrasi rumah roboh di Cianjur (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc)

Selama dua hari terakhir, Cianjur dilanda hujan deras beserta angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang dan jalan protokol ditutup.

"Pohon tumbang akibat angin kencang terjadi Minggu dan Sabtu petang, akibatnya jalan protokol Siliwangi di tengah kota Cianjur, terpaksa ditutup selama proses evakuasi pohon berukuran besar dan berusia tua dilakukan petugas gabungan," kata Plt Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Dindin, dilansir laman Antara, Senin (6/2/2023).

Angin kencang juga menyebabkan satu rumah dan puluhan tenda pengungsian di sejumlah desa di Kecamatan Cianjur, rusak dan tiga orang warga dilaporkan mengalami luka-luka.

"Berdasarkan informasi BMKG cuaca ekstrem hujan lebat disertai angin kencang akan melanda sebagian besar wilayah Cianjur hingga pertengahan Februari, sehingga warga diminta untuk tetap waspada terutama yang tinggal di wilayah rawan bencana," terangnya.

Warga yang sudah pulang ke rumah, memilih kembali mengisi tenda darurat karena rumah mereka rawan ambruk saat angin kencang melanda, seperti yang terjadi Minggu petang di Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, bangunan rumah dua lantai ambruk setelah angin berkecamuk.

"Di kampung ini ada dua orang warga yang mengalami luka-luka akibat terkena serpihan kaca rumah yang pecah karena angin. Seorang lainnya luka-luka saat menyelamatkan diri dari rumah dua lantai yang ambruk," kata tokoh warga Cibeureum, Idam (57). 

Load More