Sikap saling menghormati, menjaga dan bertoleransi tanpa harus menimbulkan konflik karena adanya perbedaan menjadi pesan dari Sinode GKI.
Pada Minggu (5/2/2023), digelar perayaan Hari Ulang Tahun atau HUT ke-168 Pekabaran Injil di Tanah Papua. Tajuknya "Kasih Kristus Menggerakkan Kemandirian Gereja, Mewujudkan Keadilan, Perdamaian dan Kesejahteraan".
Dikutip dari kantor berita Antara, Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua menyerukan perlunya menumbuhkan moderasi beragama demi mewujudkan perdamaian, keadilan dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Cenderawasih.
"Orang moderat adalah orang yang bersikap wajar, biasa-biasa saja dan tidak ekstrem. Yang dituntut oleh moderasi beragama saat ini adalah mengedepankan sikap saling menghormati, menjaga dan bertoleransi tanpa harus menimbulkan konflik karena adanya perbedaan," papar Ketua Sinode GKI di Tanah Papua Pendeta Andrikus Mofu yang dihubungi dari Wasior, Selasa.
Menurut Pendeta Andrikus Mofu, dorongan untuk melakukan moderasi beragama itu sejalan dengan HUT ke-168 Pekabaran Injil di Tanah Papua. Sinode GKI di Tanah Papua mengajak jemaat untuk terus mengimplementasikan moderasi secara Kristiani yaitu mengasihi Allah dan mengasihi sesama manusia.
Sementara itu Sekretaris Klasis GKI Wondama, Pendeta Leo Rumansara menyatakan masuknya Injil ke Tanah Papua yang dibawa para misionaris zaman dahulu telah membuka tabir kehidupan baru bagi orang asli Papua.
Pewartaan Injil pertama kali kepada masyarakat asli Papua berlangsung di Pulau Mansinam, Manokwari pada 5 Februari 1855. Carl Wilhelm Ottow dan Johann Gottlob Geissler asal Jerman mengemban misi misionaris ini.
Salah satu kuasa pengkabaran ini adalah orang asli Papua beralih menuju suatu peradaban baru yang berlandaskan cinta kasih dan kedamaian, juga terbuka. Terang Injil pula yang diyakini membuat Papua terus berkembang maju dalam segala bidang sebagaimana yang dinikmati sekarang ini.
"Karena itu kita sebagai buah dari pemberitaan Injil itu harus hidup bisa menjauhkan segala sesuatu yang bertentangan dengan Injil itu sendiri. Kita harus hidup sebagai anak-anak terang dengan mengamalkan Firman Tuhan itu dalam kehidupan hari lepas hari," demikian pesan Pendeta Leo Rumansara.
Berita Terkait
-
Pesawat Milik Susi Pudjiastuti Diduga Terbakar Setelah Mendarat di Bandara Paro Nduda Papua
-
Cegah Penyakit Cacingan di Tanah Papua, GPFI Bagikan Obat Gratis ke Warga
-
Kelola Potensi Daerah, Mendagri Minta Pemda di Tanah Papua Perkuat Pembangunan SDM
-
Tindaklanjuti Aduan Pihak Lukas Enembe, Tapi Komnas HAM Tegaskan Tetap Hormati Proses Hukum di KPK
-
Kala Janji KPK Ditagih Tersangka Korupsi Lukas Enembe, Ini Fakta-faktanya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?