Penuhi kewajiban bayar pajak membuat pengendara patuh aturan lalu-lintas.
Bagi para pemilik kendaraan bermotor, membayar pajak kendaraan bermotor adalah suatu kewajiban. Pemerintah berencana melaksanakan pemblokiran Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mulai 2023, bila pemilik kendaraan tidak melakukan perpanjangan setelah masa berlakunya selama 5 tahun sekali habis dalam tahun berturut-turut.
Dikutip dari kanal News Suara.com, peraturan ini tertera dalam pasal 74 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 yang mengatur tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
Meski kekinian implementasinya belum dilaksanakan, kewajiban membayar pajak, termasuk untuk kendaraan bermotor wajib dilaksanakan.
Paling efisien adalah membayar pajak secara online. Praktis sekaligus mudah dilaksanakan setiap waktu.
Berikut cara membayar pajak kendaraan tahunan secara online:
Siapkan terlebih dahulu
1. Surat BPKB serta salinan fotokopi satu lembar (jika belum memiliki BPKB, bisa meminta surat keterangan dari leasing sebagai bukti kepemilikan)
2. KTP elektronik asli dan salinan fotokopi satu lembar
3. STNK asli serta salinan fotokopi satu lembar
Isi data
1. Pastikan kendaraan telah terdaftar di daerah dan masuk dalam wilayah hukum Polda setempat
2. Memiliki rekening bank yang sudah bekerja sama dengan Badan Pajak serta Retribusi Daerah
3. KTP elektronik aktif dari pemilik kendaraan
4. Smartphone dengan spesifikasi android atau iOS
5. Email yang masih aktif
Cara bayar
1. Buka situs e-samsat dan isi data sebagai berikut:
- Pilih kota kendaraan sesuai pelat nomor kendaraan
- Pilih kantor samsat yang sama dengan tempat mengurus pajak kendaraan sebelumnya
- Tuliskan nomor polisi kendaraan dan pelat motor kendaraan
- Masukkan kode captcha yang tertera pada halaman utama
- Klik "cari" untuk mencari data kendaraan yang dimiliki
2. Jika data sudah diisi sesuai, akan mendapat keterangan berupa jumlah biaya yang harus dibayarkan, disertai denda jika sebelumnya ada pelanggaran yang dilakukan seperti keterlambatan bayar pajak motor atau denda lainnya
3. Setelah itu, pengendara akan mendapat pertanyaan "apakah Anda ingin melakukan pembayaran", jika ya maka klik kalimat ini untuk ke tahap selanjutnya
4. Pilih kota atau daerah tempat akan mengambil nota pajak. Isi formulir sebelum melakukan pembayaran pajak kendaraan melalui internet banking ataupun mobile banking.
Data yang harus diisikan dalam form adalah:
- Masukkan kota tempat mengambil nota pajak
- Pilih samsat terdekat
- Tentukan bank untuk pembayaran
- Jika menggunakan i-banking atau m-banking, pilih layanan internet atau mobile banking
- Klik opsi “Pengajuan kode bayar” tunggu hingga kode bayar keluar, lalu cetak atau print kode bayar.
- Jika tahapan itu selesai, akan tertera jumlah uang yang harus dibayar dan tempat pengambilan nota pajak.
5. Langkah melakukan pembayaran melalui ATM, i-banking, ataupun m-banking:
- Klik menu bayar
- Multi payment
- Pilih samsat sesuai tempat tinggal
- Masukkaan kode pembayaran yang telah didapat
- Klik "lanjutkan", pembayaran akan diselesaikan
- Cetak dan simpan bukti pembayaran untuk dapat melakukan pengambilan nota pajak di samsat terdekat.
6. Bisa ambil nota pajak di samsat terdekat yang sudah dipilih sebelumnya. Jangan lupa bawa berkas sebagai bukti pembayaran, yaitu KTP, dan STNK asli.
Berita Terkait
-
Momen Pernikahan Setop Pengguna Jalan: Mau Mulai Hidup Baru Udah Nyusahin Orang
-
Ijeck Sudah Latihan Jadi Gubernur Kata Ridwan Kamil Tentang Cagub Sumatera Utara
-
Program Pengembangan Vokasi Elektrifikasi Otomotif, TMMIN Tunjuk 10 SMK Percontohan
-
Tiko Bu Eny Jadikan Motor Batangan Sebagai Idaman, Tak Jadi Soal Beli Seken
-
Tiko Bu Eny Cakap Mengemudi, Berbakat Bisnis Jual-Beli
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan
-
Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya