Prilly Latuconsina mengaku sempat membagi nnomor telepon pribadinya ke sembarang orang yang memintanya.
Melalui video diunggah akun Instagram @rumpi_gosip, Kamis (9/2/2023), alih-alih dirinya merasa saat itu tidak terkenal, jadi apa yang dilakukannya bukan hal besar.
"Aku ngga ngerasa terkenal dan aku ngga ngerasa ngasih nomor itu sesuatu yang besar gitu," ujarnya
Meskipun banyak yang mengubungi dia setelah dirinya membagi-bagian nomor pribadinya itu, Prilly tidak terganggu.
"Rame, tapi aku ladenin semuanya. Halooo gitu... aku ladenin. Jaman-jamanya BlackBerry dulu," kata dia.
Dia tetap tidak merasa terganggu dengan semua itu, kala itu.
"Karena aku ngga ngerasa aku tuh terkenal. Kan aku ngga pernah dapat peran utama. Dulu tuh aku ngga pernah dikasih peran utama, selalu peran pendukung, pendukung, pendukung," bebernya.
Prilly Latuconsina juga mengaku tidak pernah menonton sinetron yang diperankannya.
"Pas sinetron tayang, kitanya lagi syuting. Kan ngga ada tv di lokasi syuting gitu," tuturnya.
Baca Juga: Sosok Kapten Philips Mehrtens, Pilot Susi Air Diduga Disandera TPNPB-OPM
Hal ini yang membuatnya tidak pernah tahu jika dirinya dikenal sama orang apa ngga.
Pemain dalam GGS itu menyebut saat itu dirinya tidak terlalu mengikuti perkembangan Twitter dan Instagram.
Jadi tidak mengetahui bagaimana respons penonton yang menyaksikan sinetron yang dimainkannya.
"Jadi pas orang-orang manggil nama aku gitu ya, kak Prilly, kak Prilly, aku tuh bingung kok tau nama gue gitu," ucap dia.
"Terus kayak minta nomornya dong kak, ok boleh, aku yang ketikin," katanya.
Kini, dirinya mengaku malu melihat video yang sempat viral di TikTok itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Motorola Razr Fold FIFA World Cup 26 Edition Rilis di Asia, Ada Logo Emas 24 Karat
-
Persib Bandung Didenda Rp3,5 Miliar dan Disanksi AFC usai Kerusuhan di ACL 2
-
Amerika Siap-siap Macet Parah di Piala Dunia 2026 karena Ini
-
Tak Cukup Minta Maaf usai Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember Harus Diberi Sanksi
-
Dari Drakor ke Seoul, Wujudkan Liburan Impian di Korea Hybrid Travel Fair 2026
-
Tuntutan 18 Tahun Nadiem: Angka Keadilan atau Pesan Politik yang Brutal?
-
Selandia Baru Resmi Umumkan 26 Pemain untuk Piala Dunia 2026: Chris Wood Cetak Sejarah!
-
Demi Darah Syuhada! Iran Lepas Tim Melli ke Piala Dunia dengan Seruan Perlawanan
-
Alat Pelacak Moto Tag 2 Rilis: Pesaing Apple AirTag, Baterai Tahan 600 Hari
-
WNI Termasuk di Antara 28 Kru Kapal Pesiar yang Ditangkap di AS Terkait Kasus Konten Pelecehan Anak