Ibunda Brigadir Yoshua sampaikan apresiasi kepada Majelis Hakim dan Ketua Majelis Hakim yang membacakan vonis hari ini, serta mendoakan mereka dan Bharada Richard Eliezer.
Hari ini, Senin (13/2/2023) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dilakukan pembacaan putusan kasus pembunuhan berencana atas Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat yang dilakukan terdakwa Ferdy Sambo.
Dipantau secara daring via televisi, Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso menyebutkan bahwa Ferdy Sambo terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan pembunuhan berencana atas korban bernama Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Rosti Simanjuntak, ibunda Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat yang disorot kamera usai pembacaan putusan Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Selatan tak kuasa meneteskan airmatanya.
"Tuhan menunjukkan keajaibanNya pada hari ini," papar ibu dari empat anak yang mendekap pigura foto Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Dalam pembacaan yang menyatakan bahwa Majelis Hakim memberikan vonis hukuman mati, Hakim Wahyu Iman Santoso juga menyatakan beberapa pertimbangan memberatkan hukuman terhadap terdakwa Ferdy Sambo.
Antara lain merencanakan pembunuhan judannya sendiri yang telah mengabdi selama tiga tahun. Juga sikap Ferdy Sambo dinilai berbelit-belit dan tidak mengakui perbuatannya. Dan perusakan barang bukti untuk menghilangkan jejak perbuatan terhadap kejahatan yang dilakukannya.
"Tidak ada hal meringankan dalam perkara ini," ungkap Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso.
Apresiasi diberikan secara tulus oleh ibunda korban, yaitu Rosti Simanjuntak kepada Majelis Hakim, beriring harapan kesehatan dan doa kepada seluruh penegak hukum. Demikian pula keinginan agar Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu. Agar tidak ada lagi anak-anak muda yang menjadi korban dari ambisi para atasan.
"Apalagi Richard Eliezer sudah sujud langsung di hadapan kami, orangtua Yoshua," tandas Rosti Simanjuntak.
Tag
Berita Terkait
-
Ulang Tahun ke-50 Ferdy Sambo Diganjar 'Hadiah' Vonis Hukuman Mati
-
Ferdy Sambo Divonis Mati PN Jakarta Selatan, Disebut Hakim Ikut Tembak Brigadir J
-
Divonis Hukuman Mati, Pengunjung Sidang Sorak Sorai, Mata Ferdy Sambo Berkali-kali Berkedip
-
Diminta Hakim Berdiri, Ferdy Sambo Divonis Mati di Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua
-
Kamaruddin Simanjuntak Bongkar Ada Pemintaan Unik di Kasus Brigadir J
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
Terkini
-
Tarif Air PDAM Padang Panjang Disesuaikan Setelah 16 Tahun, Apa Dampaknya bagi Pelanggan?
-
"Road to Victory", BRI Gelar Pengundian Program Debit FC Barcelona Berhadiah Trip ke Camp Nou
-
Dirut KAI: Evakuasi KA Argo Bromo 100 Persen Rampung, KRL ke Cikarang Masih Dihentikan
-
Kisah Mantan Penjudi Takut Nonton Pertandingan Piala Dunia 2026, Kenapa?
-
Target Harga BBRI saat Sahamnya Lagi 'Diskon'
-
Deretan Fakta Baru Penembakan Trump: Pelaku Naik Kereta dari LA, Senjata Dibeli dari 2023
-
Berapa UMR Jogja? Pengasuh Daycare Little Aresha Cuma Digaji Rp2 Jutaan Per Bulan
-
Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, Ibu Muda Meninggal di Hari Pertama Kerja Usai Cuti Melahirkan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
Intip Performa Saddil Ramdani Bersama Timnas Indonesia, Siap Bangkit di Era John Herdman