/
Rabu, 15 Februari 2023 | 10:55 WIB
Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu dituntut jaksa dengan hukuman 12 tahun penjara pada Rabu (18/1/2023) Jaksa mengutip Injil saat menuntut Bharada E ini. (Antara)

Pengacara Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Ronny Talapessy menyebut kliennya sudah ikhlas untuk dijatuhi hukuman dari Majelis Hakim dalam kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

"Richard Eliezer sampaikan kepada saya bahwa dia siap, dia ikhlas, dia menguatkan kami penasihat hukum dan dia menguatkan orang tua dari kemarin.," kata Ronny dikutip dari Suara.com, Rabu (15/2/2023).

Ronny menyampaikan pihaknya siap mendampingi Richard apa pun putusan yang dijatuhkan Majelis Hakim.

Terkait kehadiran keluarga Richard, Ronny mengaku pihaknya belum mendapat informasi.

"Tapi dari kemarin keluarga maupun tunangan sudah mendampingi RE. Jadi kita berdoa. Kita yakin bahwa Tuhan akan menjawab doa kita," ucap Ronny.

Seperti diketahui, Bharada E akan menjalani sidang vonis kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J hari ini.

Sidang itu digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Dilansir dari situs SIPP PN Jaksel, sidang rencananya dimulai pukul 09.30 WIB. Namun hingga kini belum juga dimulai.

Adapun Richard dituntut 12 tahun hukuman penjara terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua.

Jaksa menyatakan tidak ada alasan yang pembenaran maupun pemaaf yang dapat meloloskan Richard dari jeratan hukuman pidana. Jaksa menyatakan Richard melanggar Pasal 340 serta Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga: Dikasih Ujian Sakit, Indra Bekti: Gak Ada Maksud Cari Perhatian atau Sensasi

Load More