Sebuah video berdurasi 2 menit 24 detik sedang menggegerkan dunia maya. Pasalnya video tersebut diklaim sebagai siaran langsung eksekusi mati Ferdy Sambo.
Video ini tampak diunggah oleh kanal YouTube Bang Pink. Disebutkan bahwa Sambo telah dieksekusi mati oleh 12 regu tembak.
"Live dari Nusa Kambangan: Ferdy Sambo Sudah Dieksekusi Mati 12 Regu Penembak," seperti itulah judul videonya, dikutip pada Senin (20/2/2023).
Sementara di bagian thumbnail diperlihatkan foto seorang pria berpenutup kepala dengan tangan terikat di sebuah tiang di belakangnya. Pria itu tampak menunduk kemungkinan karena telah ditembak mati dan foto tersebut diklaim sebagai eksekusi mati Sambo.
Sementara di sisi sebelahnya tampak foto petugas polisi yang menancapkan bunga di sebuah makam baru. Di bagian thumbnail juga disebutkan bahwa Sambo meminta agar dieksekusi dengan seragam dinasnya.
"Breaking News! Sambo Minta Dipakaikan Seragam Kebesaran Polri Saat Dieksekusi. Langsung Dari Lembah Nirbaya Nusa Kambangan, Ferdy Sambo Telah Di Eksekusi Mati," tulis pemilik video di thumbnail-nya.
Sejak diunggah pada Kamis (16/2/2023), video tersebut seketika menjadi viral dan telah ditonton lebih dari 240 ribu kali. Lantas seperti apakah kebenaran videonya?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, ternyata ada ketidaksesuaian antara isi video dengan judul serta narasi di thumbnail-nya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Geger! Dibongkar Kapolri, Ahok Terungkap Ikut Rencanakan Kasus KM 50, Benarkah?
Faktanya tidak ada siaran langsung eksekusi mati Sambo di Nusakambangan sebagaimana diklaim di narasinya.
Justru video itu mengulas secara singkat vonis mati yang diterima sang eks Kadiv Propam Polri dalam kasus pembunuhan Brigadir J yang menggegerkan masyarakat pada pertengahan 2022 lalu.
Kemudian video juga menjelaskan soal LP Nusakambangan yang menjadi lokasi eksekusi sejumlah terpidana mati, mulai dari narapidana terorisme Amrozi hingga yang terbaru gembong narkoba Freddy Budiman.
Namun sama sekali tidak ada informasi mengenai eksekusi mati Sambo. Diketahui pula bahwa putusan hukuman mati terhadap Sambo belum inkrah lantaran Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan sang terdakwa sendiri akan mengajukan banding atas vonis yang dijatuhkan hakim.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa video unggahan kanal YouTube Bang Pink itu hoaks.
Pasalnya video tidak menampilkan siaran langsung eksekusi mati Ferdy Sambo sebagaimana yang dinarasikan. Vonis mati yang diterima Sambo sendiri belum dinyatakan inkrah alias berkekuatan hukum.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Geger! Dibongkar Kapolri, Ahok Terungkap Ikut Rencanakan Kasus KM 50, Benarkah?
-
3 Fakta Hubungan Nikita Mirzani dan Ferdy Sambo
-
Hotman Paris Sebut Jaksa Kasus Sambo Muncul di Sidang Teddy Minahasa: Terlalu Berat Lawan Pengacara?
-
Curhatan Salah Satu Hakim di Kasus Ferdy Sambo, Morgan Simanjutak: Aku Sudah Capek
-
CEK FAKTA: Ferdy Sambo Sujud Minta Ampun ke Jokowi Agar Tak Dieksekusi Mati
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah
-
Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026
-
Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara
-
Bukan Sekadar Jago Debat, Ini Cara Mencetak Calon Diplomat dan Pemimpin Masa Depan Sejak Dini
-
Bulog Edukasi Masyarakat Kenali Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat
-
Lari Sambil Selamatkan Bumi, PLN Electric Run 2026 Punya Misi Pangkas 24 Ton Emisi Karbon
-
Menteri Ekraf Melihat Langsung Dapur Kreatif Industri Kecantikan di Malang
-
Kejagung Periksa Saksi Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Lima Mangkir dari Panggilan
-
Surat dari Pram: Kumpulan Surat untuk Sang Terkasih, Jenaka Aryadiningrat
-
Memahami Institusi Pendidikan di Era Digital, Jangan Hanya Percaya Hasil Pencarian