Belum ada laporan soal orang hilang, Yellow Notice belum diterbitkan.
Dosen Universitas Islam Indonesia atau UII Yogyakarta, Ahmad Munasir Rafie Pratama atau AMRP mestinya mendarat di Jakarta pekan lalu. Akan tetapi, namanya tidak ada dalam manifest penerbangan ke Tanah Air. Lokasi terakhir adalah Bandara Oslo, Norwegia serta Istanbul, Turki. Pabean dan imigrasi Amerika Serikat menemukan namanya masuk ke negara itu lewat Bandara Boston pada pekan lalu (13/2/2023).
Dikutip dari kantor berita Antara, pihak Kepolisian RI belum mengajukan penerbitan Yellow Notice terhadap AMRP karena yang bersangkutan tidak hilang akan tetapi menghilangkan diri. Selain itu, Kepolisian belum menerima laporan polisi terkait laporan orang hilang.
Kepala Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri Irjen Pol Krishna Murti menyatakan bahwa Dosen UII Yogyakarta Ahmad Munasif Rafie Pratama ini masih terlacak berada di Boston, Amerika Serikat.
Disebutkan AMRP terlepas dari rombongannya di Istanbul, ketika rombongan pulang ke Jakarta yang bersangkutan tidak naik pesawat yang sama namun keluar, transit untuk mengganti pesawat. Ini dibuktikan dari check-in yang dilakukannya.
Kepolisian berkesimpulan, Dosen UII Yogyakarta ini mengubah rute kepulangannya tanpa memberitahu rekan-rekan seperjalanan dari civitas academica UII Yogyakarta.
"Jadi sementara kami menganggap beliau mengubah rute perjalanan dengan rutenya adalah Boston Amerika, dengan kepentingan yang kami tidak tahu. Sementara kami menganggap demikian," tandasnya.
Bicara tentang dasar pengajuan Yellow Notice adalah laporan polisi terkait orang hilang. Laporan dilayangkan kurun 3 x 24 jam.
Meski demikian, kasus ini viral dan menjadi atensi Kepolisian untuk turut melacak keberadaan dosen UII Yogyakarta itu.
Berita Terkait
-
Skenario Dosen UII Terbang ke Boston dan Beli Tiket di Jakarta Versi Polisi
-
Mengungkap Misi Rahasia Dosen UII yang Menghilangkan Diri, Sudah Sering Bolak-balik Boston
-
Lost Contact Lalu Muncul di Boston, Dosen UII Yogyakarta Tercatat Delapan Kali Terbang ke Amerika Serikat
-
Kepolisian RI dan Border Control Amerika Sudah Koordinasi, Jejak Mas Rafie Dosen UII Yogyakarta yang Muncul di Boston Terus Dicari
-
Pernah Kantongi Beasiswa Fulbright, Ini Sosok Mas Rafie Dosen UII Yogyakarta yang Disangka Hilang Namun Muncul di Boston
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Efek AS Blokir Selat Hormuz Sudah Terasa, Tanker Minyak Menuju Iran Lumpuh
-
Gelegar Ledakan di Malam Sunyi: Toko Sembako di Mojoagung Ludes Terbakar, Satu Korban Terluka
-
Emas Diprediksi Meroket ke Level Tinggi Imbas Aksi Borong Bank Sentral Dunia
-
DPR Minta BPJS dan Danantara Bantu Pasar Modal Redam Dana Asing yang Keluar
-
Final Piala Dunia 2026 Hari Apa? Catat Tanggal, Jam, dan Cara Nonton Resminya
-
PKSS Genjot Inovasi SDM Lewat Digitalisasi
-
Kopdes Merah Putih Jadi Pengepul Produk Desa, Mendes: Bukan Saingan BUMDes
-
Acer Resmi Jual AC di Indonesia, Acerpure Chill Punya HEPA Filter, AC Portable, Harga Mulai Rp3 Juta
-
Wamen Haji Dorong Industri Umrah Naik Kelas, Bisnis Tak Lagi Sekadar Kejar Profit
-
BM Seaside View Resto & Cafe: Hidden Gem Seafood Tepi Pantai di Anyer