/
Rabu, 22 Februari 2023 | 08:28 WIB
Yellow Notice ([Interpol])

Belum ada laporan soal orang hilang, Yellow Notice belum diterbitkan.

Dosen Universitas Islam Indonesia atau UII Yogyakarta, Ahmad Munasir Rafie Pratama atau AMRP mestinya mendarat di Jakarta pekan lalu. Akan tetapi, namanya tidak ada dalam manifest penerbangan ke Tanah Air. Lokasi terakhir adalah Bandara Oslo, Norwegia serta Istanbul, Turki. Pabean dan imigrasi Amerika Serikat menemukan namanya masuk ke negara itu lewat Bandara Boston pada pekan lalu (13/2/2023).

Dikutip dari kantor berita Antara, pihak Kepolisian RI belum mengajukan penerbitan Yellow Notice terhadap AMRP karena yang bersangkutan tidak hilang akan tetapi menghilangkan diri. Selain itu, Kepolisian belum menerima laporan polisi terkait laporan orang hilang.

Kepala Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri Irjen Pol Krishna Murti menyatakan bahwa Dosen UII Yogyakarta Ahmad Munasif Rafie Pratama ini masih terlacak berada di Boston, Amerika Serikat.

Disebutkan AMRP terlepas dari rombongannya di Istanbul, ketika rombongan pulang ke Jakarta yang bersangkutan tidak naik pesawat yang sama namun  keluar, transit untuk mengganti pesawat. Ini dibuktikan dari check-in yang dilakukannya.

Kepolisian berkesimpulan, Dosen UII Yogyakarta ini mengubah rute kepulangannya tanpa memberitahu rekan-rekan seperjalanan dari civitas academica UII Yogyakarta.

"Jadi sementara kami menganggap beliau mengubah rute perjalanan dengan rutenya adalah Boston Amerika, dengan kepentingan yang kami tidak tahu. Sementara kami menganggap demikian," tandasnya.

Bicara tentang dasar pengajuan Yellow Notice adalah laporan polisi terkait orang hilang. Laporan dilayangkan kurun 3 x 24 jam.

Meski demikian, kasus ini viral dan menjadi atensi Kepolisian untuk turut melacak keberadaan dosen UII Yogyakarta itu.

Load More