Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming diketahui aktif dalam menggunakan media sosial Twitter miliknya.
Melalui akun Twitter pribadinya, Gibran kerap membagikan informasi seputar Kota Solo, seperti progress pembangunan ataupun acara yang akan diselenggarakan di masa mendatang.
Namun, unggahan putra sulung Presiden Jokowi di Twitter itu pun tak luput dari komentar miring warganet. Tak sedikit warganet yang menilai jika Gibran terlalu banyak menghabiskan waktunya bermain Twitter.
Hal itu menyebabkan banyak orang mencuitkan kata-kata kasar dan bahkan mengatai Gibran. Meski begitu, Gibran menanggapinya dengan santai dan tak terlalu memikirkannya, seperti yang disampaikan secara langsung ketika ditanya oleh para wartawan.
Dalam video singkat yang dibagikan oleh kanal YouTube Berita Surakarta, Gibran mengatakan bahwa yang dilakukannya hanyalah menanggapi keluhan warga yang masuk melalui akun Twitter miliknya.
"Ya nggak apa-apa toh, merespon keluhan warga," tutur Gibran.
Saat ditanya pendapatnya tentang tuntutan untuk mencuitkan sesuatu yang lebih intelektual, jawaban Gibran justru diluar dugaan.
"Kalau diminta postingannya lebih intelektual mas?" tanya salah satu wartawan kepada lelaki yang akrab disapa mas wali itu.
Gibran mengatakan ia sesekali mengunggah meme ataupun hal receh lainnya sebagai hiburan. Pasalnya, Gibran merasa jika ia mencuitkan tentang program kerja atau sesuatu yang lebih serius, tanggapan yang diterimanya tidak seramai jika ia mengunggah hal receh atau meme.
Baca Juga: Thomas Doll Sepakat Dony Tri Pamungkas Mirip Ryan Giggs: Dia Perlu Sedikit Lebih Atletis
Melihat hal itu, Gibran pun hanya menyeimbangkan minat warganet di Twitter.
"Kalau saya pas posting program kerja nggak digubris, iya kan? Posting program kerja nggak digubris, posting dagelan (malah) rame. Kalau aku fifty fifty aja, program kerja kita sodorkan, di luar itu juga kita sodorkan," ungkap Gibran.
Selain itu, suami Selvi Ananda tersebut juga mengatakan untuk mengecek akun-akun yang sering mengkritiknya. Sebagian besar akun tersebut memang condong ke salah satu tokoh politik atau bahkan menggunakan avatar telur atau akun bodong.
Walaupun sering mendapat kritik dan kalimat tak menyenangkan, Gibran merasa biasa saja dalam menanggapi hal itu.
"Dibuka saja ya akun-akun itu (yang protes) pendukungnya siapa aja, sudah jelas. Akun telur dan pendukung salah satu capres, kalau saya sih biasa aja," tutupnya.
Unggahan itu pun menuai beragam komentar dari warganet lainnya yang memberikan dukungan kepada Gibran.
"Mas Gibran yang sabar, saya tau kok mas Gibran tidak bisa menyenangkan semua orang. Jaga kesehatan mas, tetap fokus untuk kesejahteraan warga Solo," tulis akun Ratna Els
"Jelas-jelas Solo udah banyak perubahan kok, malah dibilang Twitteran. Biasa mas ini tahun politik, yang penting sehat-sehat terus mas wali," komentar Feriekosusilo
"Semangat mas Gibran. Orang komen yang nggak jelas nggak usah diladenin. Yang penting tetap posting terus di media sosial supaya warga senang bahwa di tangan mas Gibran betul-betul mengimplementasikan program yang telah ada," tambah Zakris Tokan
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?