Agnes dan Putri Candrawathi sama-sama memiliki pasangan yang siap melindungi kapan pun.
Nama Mario Dandy Satriyo, anak pejabat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Selatan menjadi viral setelah melakukan penganiayaan terhadap David Latumahina, anak pengurus Gerakan Pemuda Ansor. Di balik Jeep Rubicon yang dibesutnya, ia melakukan pemukulan terhadap lelaki mantan Agnes, perempuan yang sekarang menjadi pacarnya.
Ia meluapkan kemarahannya karena Agnes melaporkan David pernah melakukan perbuatan tidak menyenangkan.
Sementara itu, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, saat diminta menyebutkan motif terjadinya kasus pembunuhan berencana atas Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat, terdakwa Ferdy Sambo menyatakan ingin menjaga marwah keluarganya. Harkat dan martabat istrinya.
Ia tidak terima saat istrinya, Putri Candrawathi menyatakan telah mengalami pelecehan seksual--yang tidak terbukti di pengadilan. Sehingga memerintahkan Bharada Richard Eliezer melakukan penembakan terhadap korban.
Agnes dan Putri Candrawathi sama-sama perempuan, dan sama-sama menempati tempat istimewa di hati pasangan masing-masing. Yaitu Mario Dandy Satriyo, dan Ferdy Sambo. Kedua perempuan cantik ini adalah pelapor utama dalam terjadinya dua kasus kriminal ini.
Baik Mario Dandy Satriyo maupun Ferdy tidak "bergerak" sendiri, namun menggandeng pihak lain dalam melaksanakan penyelesain terhadap sosok yang dibenci pasangan mereka. Sedikit perbedaan, Mario menganiaya David dengan tangan sendiri disaksikan rekannya. Sedangkan Ferdy Sambo menggunakan tangan Bharada E untuk melakukannya, serta disaksikan orang-orang dekat dalam lingkup kekuasaannya.
Mengapa mereka tidak cross-check terlebih dahulu sebelum jatuh korban-- seperti Brigadir Yosua yang meninggal dunia dan David dalam kondisi koma--dan disebutkan kini mulai membaik--?
Meski ada berbagai pemikiran, penjelasannya sederhana saja: sebagai lelaki mereka ingin melindungi pasangan masing-masing, berapa pun nilainya!
Seperti dikutip dari Zambia Daily Mail, salah satu peran terpenting lelaki sebagai suami atau kekasih adalah melindungi pasangannya dari bahaya fisik apapun.
"Ia mengharuskan diri sendiri agar mampu mempertaruhkan diri termasuk dalam bahaya. Ia harus memiliki kemampuan untuk bereaksi menggunakan kekuatan apapun, bahkan bila mengandung risiko kerugian bagi dirinya sendiri," demikian bunyi ulasannya.
Padahal, menurut Style Craze, peran lelaki sebagai pasangan akan lebih baik, bila menghormati istrinya, dan berkomunikasi secara terbuka serta memahami perkataannya terlebih dahulu. Sehingga tidak terjadi salah pengertian atau miskomunikasi yang bisa berujung salah mengambil tindakan yang dilakukan secara emosional.
"Apalagi, tindakan pastinya lebih keras dari sekadar kata-kata," demikian disebutkan Style Craze.
Artinya, apa yang disampaikan oleh perempuan berupa laporan masalah, bisa diekspresikan dalam bentuk aksi luar biasa terhadap pihak diduga membuat resah. Contohnya dua kasus kriminal yang membawa nama Putri Candrawathi dan Agnes ke kantor Polisi.
Mario dijerat dengan Pasal 351 KUHP dengan ancaman maksimal 2 tahun 8 bulan. Serta Pasal 76 C juncto Pasal 80 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 351 KUHP. Yang memiliki masa hukuman maksimal lima tahun.
Sedangkan Sambo mendapatkan Ultra Petita atau hukuman berat berupa vonis pidana mati. Ia dinyatakan bersalah melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan dinyatakan bersalah melanggar Pasal 49 juncto Pasal 33 Undang-Undang nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
Berita Terkait
-
Polisi Jamin Proses Hukum Mario Dandy Satriyo atas Penganiayaan David Diusut Tuntas, Jabatan Orangtua Pelaku Tidak Berlaku
-
Mario Dandy Pakai Pelat Nomor Bodong di Mobil Rubicon, Polisi Kenakan Sanksi Tilang
-
Ferdy Sambo Sempat Marahi Bawahan Karena Melihat Rekaman CCTV Pembunuhan Brigadir J
-
Kasus Penganiayaan Anak Pengurus GP Ansor oleh Mario Anak Pejabat DJP, Kapolda Metro: Kita Tahan, Kita Proses
-
Istri Arif Rahman Arifin Ucapkan Syukur Suaminya Diganjar Vonis Ringan dalam Kasus Perintangan Penyidikan Brigadir Yosua
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Berawal Merasa Dipepet di Jalan, Pria di Pandeglang Tewas Dikeroyok Empat Bersaudara
-
Prabowo Salat Id di Paris, Seskab Teddy: Perkuat Posisi Indonesia di Eropa
-
Sungai di Belakang Rumah dan Hilangnya Kesadaran Masyarakat Terhadap Sampah
-
Viral Skincare Berlapis Bisa Rusak Skin Barrier, Kasus Kulit Sensitif Meningkat
-
Bukan Sekadar Game, Bima Azriel Ceritakan Pesan Mendalam di Film Nobody Loves Kay
-
Saham Konglomerasi Jadi Incaran Investor Asing Lakukan Aksi Jual Rp 1,88 Triliun Hari Ini
-
Selebgram Brunei Woodyrman Akui Mabuk saat Hantam Rekannya Pakai Botol hingga Tewas
-
7 Rekomendasi Sepatu Jalan Nyaman untuk Traveling Agar Kaki Tidak Pegal
-
Asus ROG Zephyrus G14 Resmi Masuk Indonesia, Laptop Gaming Tipis dengan RTX 5070 dan AI Canggih
-
Proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1B Capai 83 Persen