Disebutkan bahwa dari hasil pemeriksaan alat komunikasi korban, ada fakta baru bahwa pelaku pernah mengancam akan menembaknya.
Lebih dari sepekan pascapenganiayaan brutal yang dilakukan Mario Dandy Satriyo atas Cristalino David Ozora Latumahina, korban masih dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Mayapada Kuningan, Jakarta Selatan. Tanda-tanda vital terpantau, kondisi kesadaran diharapkan terus membaik bersama waktu. Sementara itu, dari hasil pemeriksaan alat komunikasi korban, didapat fakta baru. Berupa pengancaman yang dilakukan tersangka utama, Mario Dandy Satriyo, serta saksi yang masih intensif diperiksa, AGH atau Agnes Gracia Haryanto.
Dikutip dari laman News Suara.com, salah satu rekan Jonathan Latumahina--ayah David Latumahina, bernama Alto Luger, lewat media sosial Twitter mengungkapkan beberapa temuan penting sehubungan perlakuan non-fisik terhadap korban yang dilakukan Mario Dandy Satriyo serta AGH sebelum kejadian.
"Dari digital forensic alat komunikasi David sejak putus dengan A sampai tanggal 20 Februari pukul 7.118 PM, tidak ditemukan bukti baik gambar, chat, video atau voice note tentang pelecehan seperti yang ditudingkan oleh beberapa akun di medsos," demikian tulis akun Alto seperti dikutip Suara.com, Rabu (1/3/2023).
"Jika ada akun-akun yang mengatakan pelecehan, mungkin @LBHGPAnsor @seeksixsuck harus mendokumentasikan akun-akun dimaksud dan sekaligus mengundang mereka sebagai saksi, biar bisa mendalami lebih motif dari aksi tindak pidana ini," lanjutnya.
Kemudian, masih dari hasil pemeriksaan alat komunikasi David, terungkap fakta baru bahwa Mario Dandy Satriyo pernah mengancam akan menembak David Latumahina.
"Dari bukti digital forensic, bisa ketahuan kapan David pernah diancam untuk ditembak," lanjut tulisan di laman media Twitter itu, tanpa menjelaskan waktu lebih terperinci.
Disebutkan pula bahwa David Latumahina telah berusaha melakukan de-eskalasi konflik atau mengurangi konflik dengan tidak memenuhi keinginan pihak AGH, dan Mario Dandy Satriyo untuk bertemu muka. Berkali-kali mereka menyatakan ingin menemuinya, dan David Latumahina berusaha selalu menghindari.
Antara lain terbaca dari chat yang menyebutkan soal pengembalian kartu pelajar David Latumahina dari tangan AGH agar dikirim lewat jasa ojek daring. Demikian pula ada chat diduga dari AGH menyatakan agar David Latumahina sudi bertemu langsung atau akan minta bantuan Brimob.
Soal perkembangan kasus ini, Polres Metro Jakarta Selatan telah menetapkan Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas Lumbantoruan sebagai tersangka penganiayaan atas David Latumahina.
Mario Dandy Satriyo dijerat dengan Pasal 76c juncto Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak subsider Pasal 351 ayat 2 KUHP. Sedangkan Shane Lukas Lumbantoruan dijerat dengan Pasal 76c juncto Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak subsider Pasal 351 KUHP.
Selain itu, AGH serta satu nama lagi, perempuan berinisial APA tengah diperiksa sebagai saksi dalam peristiwa penyerangan fisik dan mental secara brutal itu.
Berita Terkait
-
"Efek Klub Bubar" Membuat Banyak Moge Dijual? Tenang Saja, KPK Sudah Kantongi Nama-nama di Lingkungan Kemenkeu
-
Deddy Corbuzier Sebutkan Mario Dandy Satriyo Miliki Harga Diri Rendah, Itu Sebabnya Hanya Berani Main Keroyokan
-
Deddy Corbuzier Berang MDS Pamer Mobil Mevvah: Untuk Anda, Dandy, Orang Kaya Kok Pakai Pelat Nomor Mobil Palsu?
-
Terkuak, Siapa yang Pasang Pelat Nomor Palsu Jeep Rubicon dan Menuruti Semua Order Mario Dandy Satriyo
-
Papi Rafael, Bapak dari Mario Dandy Satriyo Sowan KPK: Busana Ditutup Jaket Hitam
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Bangkai Gerbong KRL Pasca Tabrakan Masih di Pinggir Rel, KAI Jelaskan Alasan Belum Dipindahkan
-
Dilema Ibu Bekerja dan Isu Daycare Nakal: Antara Bertahan, Percaya, & Cemas
-
Kasus Medis Ilegal Finalis Putri Indonesia Riau, Wajah Belasan Orang Rusak Parah
-
Menakar Urgensi Jurnal Tulis Tangan di Era Digital, Masih Relevan?
-
5 Pilihan HP Terbaru yang Bisa Zoom Jauh Gambar Tetap Tajam, Tak Cuma iPhone 17
-
Kenapa Elly Sugigi Gemar Sekali Bikin Pernikahan Gimik?
-
5 Realita Pahit Krisis Air di TTS NTT: Dari Ancaman Stunting hingga Beban Berat Anak Perempuan
-
Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot
-
Kekayaan Bos Green SM yang Taksinya Terlibat Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya