Deddy Corbuzier tidak menutup-nutupi soal perasaan geramnya bila mendengar ada pengeroyokan. Berani adalah satu lawan satu.
Bagaimana sikap jantan? Bila mesti baku hantam, lakukan satu lawan satu, bukan mengajak orang atau pihak lain sampai berombongan. Demikian antara lain yang disampaikan presenter, podcaster, serta illusionist Deddy Corbuzier lewat tayangan YouTube: "Close the Door". Khususnya menyikapi kasus penganiayaan brutal yang dilakukan Mario Dandy Satriyo terhadap korban, Cristalino David Ozora Latumahina.
Dipantau daring oleh Metro Suara.com, podcast bertajuk "Anak Penjahat, Bapak Pejabat" yang diunggah sekira 24 jam itu sudah tembus 3 juta pemirsa dengan like mencapai lebih dari 130 ribu serta komentar mencapai 25 ribu. Ia sendiri memiliki subscriber hingga 20 juta.
Sebagai pegiat martial arts, Deddy Corbuzier emosional menyimak video viral tersangka, Mario Dandy Satriyo yang menghajar korban tanpa batas, bahkan menandak senang melakukan selebrasi ala pesepakbola dunia saat melihat David Latumahina tidak berdaya.
Deddy Corbuzier berterus-terang, ia sendiri dahulu gemar baku hantam. Anaknya sendiri, Azka Corbuzier juga pernah beradu fisik.
"Akan tetapi satu lawan satu," ujarnya sembari berterus-terang selalu merasa emosi bila mendengar ada perkelahian keroyokan atau beramai-ramai.
"Anda lebih tua dari korban, penampilan macho, mobil Rubicon, naiknya motor Harley-Davidson. Terima laporan dari cewek langsung nyerang, tapi bawa rombongan," kata Deddy Corbuzier sembari menghela napas panjang.
"Mengapa menyerang bisa gerudukan, rombongan? Karena ... you have very low self-esteem. Very low esteem," ulangnya. "Harga diri lu rendah!"
Menurut Deddy Corbuzier, cara baku hantam seperti dilakukan Mario Dandy Satriyo sangat tidak jantan. Bukan cara lelaki. Self-esteem atau rasa percaya diri rendah bisa mendorong seseorang untuk melakukan hal ini.
Disimak dari segi usia, Mario Dandy Satriyo sudah berusia 20 tahun, sementara korban, Cristalino David Ozora Latumahina berumur 17 tahun. Usia lebih tua mestinya juga ditunjukkan dengan sifat kedewasaan, alih-alih keroyokan.
Update terkini, Mario Dandy Satriyo, anak mantan Ditjen Pajak Jakarta Selatan, Rafael Alun Trisambodo berstatus resmi tersangka sebagai pelaku penganiayaan brutal terhadap David Latumahina. Korban masih dalam kondisi koma, meski disebutkan telah mengalami serangkaian kemajuan berarti.
Mario Dandy Satriyo secara brutal, seperti bisa disaksikan dalam video yang tersebar di jagad maya melakukan penyerangan secara fisik dan verbal, menyuruh korban push-up serta menghajar bagian paling vital tubuh yaitu kepala.
Seorang teman Mario Dandy Satrio, Shane Lukas Lumbantoruan juga menjnadi tersangka, karena melakukan perekaman video menggunakan smartphone pelaku utama, mencontohkan sikap tobat kepada korban yang harus dituruti korban, serta melakukan pembiaran terjadi kejahatan atas korban.
Dua nama perempuan, AGH sebagai pacar Mario Dandy Satriyo serta APA sebagai temannya tengah diperiksa Polres Metro Jakarta Selatan untuk didalami peran signifikan mereka dalam kasus ini.
Pengacara Mario Dandy Satriyo menyebutkan bahwa siapa saja yang terlibat dalam kasus penganiayaan ini mesti diproses hukum, termasuk AGH.
Berita Terkait
-
Deddy Corbuzier Berang MDS Pamer Mobil Mevvah: Untuk Anda, Dandy, Orang Kaya Kok Pakai Pelat Nomor Mobil Palsu?
-
Papi Rafael, Bapak dari Mario Dandy Satriyo Sowan KPK: Busana Ditutup Jaket Hitam
-
Seruan Warga NU Tak Usah Bayar Pajak Kembali Menggema
-
David Latumahina Korban Penganiayaan Mario Dandy Satriyo Berhasil Lewati Fase Koma, Mengalami Trauma Kepala
-
CEK FAKTA: Rafael Alun Trisambodo Seret Nama Sri Mulyani di Depan Penyidik KPK, Benarkah?
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Rombongan Pejabat Dibawa KPK ke Jakarta Naik Kereta
-
BRI Gandeng Yakult Lady: Digitalisasi Transaksi UMKM dan Dukungan Kesejahteraan Melalui QRIS
-
BRI Siaga Lebaran 2026: Kantor Cabang, BRImo, hingga Agen BRILink Siap Layani Nasabah
-
BRI Pastikan Akses Perbankan Tetap Mudah Selama Libur Idul Fitri 2026
-
Transaksi Tetap Lancar Saat Libur Lebaran, BRI Andalkan BRImo dan Jaringan ATM Nasional
-
BRI Optimalkan 186 Kantor Cabang dan Ekosistem Digital untuk Layanan Lebaran
-
Sambut Lebaran 2026, BRI Hadirkan Layanan Perbankan di Cabang dan Kanal Digital 24 Jam
-
BRI Jaga Kelancaran Transaksi Selama Libur Idul Fitri 1447 H dengan Layanan Cabang Selektif
-
BRI Perkuat Layanan Lebaran Lewat BRImo, ATM, dan Jaringan Agen BRILink
-
Libur Lebaran 2026, BRI Pastikan Nasabah Tetap Bisa Bertransaksi dengan Aman