Fujianti Utami Putri atau Fuji pernah mengalami gangguan mental akibat terus diserang netizen.
Hal tersebut diakui Fuji saat dirinya mulai dikenal publik usai meninggalnya kakak Bibi Andriansyah dan ipar Vanessa Angel.
Saat itu Fuji diserang lantaran dianggap terkenal karena jalur musibah atau aji mumpung.
"Aku kaya suah pernah kan dulu diinjek seinjeknya pas awal-awal. Jadi gue mikir gw ngerasain itu lagi. Karena dulu netizen tuh parah banget sampai aku takut banget buka HP," ujar Fuji saat menjadi bintang tamu di YouTube Denny Sumargo, dikutip Jumat (3/3/2023).
Lebih lanjut, Denny Sumargo menanyakan apakah saat itu dirinya terkena gangguan mental pada saat awal kemunculan.
"Oh jadi kamu pernah kena mental break down juga berarti yah?" tanya Denny Sumargo.
"Oh pernah, pernah..pernah ke psikiater juga dua kali. Pertengahan sih," jawab Fuji.
Selain itu, Fuji mengaku mengalami depresi sampai takut untuk menjalani hidup, bertemu orang hingga takut kehilangan orang tercinta
"Dalam kondisi depresi kali ya, karena ketakutan. Bangun tidur aja takut, takut ngejalanin hidup, takut semuanya. Takut ketemu orang takut kehilangan. Ancur banget," ungkap Fuji.
Baca Juga: 3 Alasan Brandon Scheunemann Layak Starter saat Timnas Indonesia Hadapi Suriah U-20
Fuji pun mengaku banyak yang menyalahkan dirinya pasca meninggalnya Bibi Ardiansyah dan Vanessa Angel.
Kata Fuji, ada juga netizen yang menyebut ia memanfaatkan keadaan, sampai membuatnya takut untuk menjalani kehidupan.
"Waktu itu pas aku awal naik takut banget dan bener semua orang-orang nyalahin aku. Kaya bilang musibah lah kaya tumbal, kaya 'lu memanfaatkan keadaan'. Demi Allah nggak ada yang mau keluarga kita meninggal," tegas Fuji.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi
-
SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja
-
Terjebak Siasat Licik Chat WhatsApp: Jerit Pilu Siswi Pesisir Barat di Balik Dinding Kos
-
Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Diplomasi Manis RI-AS: Menagih Realisasi Investasi Hijau Paman Sam
-
Pelaksaanaan Sensus Ekonomi 2026 di Berbagai Daerah
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
3 Sandal Crocs Diskon 70 Persen di Sports Station, Bisa Hemat Ratusan Ribu!
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru