Polda Metro Jaya telah mengambilalih kasus penganiayaan David Latumahina (17) dan menetapkan seorang pelaku baru, yakni AG (15) yang merupakan kekasih tersangka Mario Dandy Satriyo (20).
Tak pelak sosok AG semakin menjadi sorotan publik, sampai membuat pengacaranya berusaha untuk mencari perlindungan kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Pengacara AG berkilah bahwa kliennya tertekan dan memerlukan ruang yang sama lapangnya untuk mengungkap cerita yang sebenarnya.
Permintaan yang sama kembali diumbar sang pengacara di salah satu acara televisi, bahkan kali ini diimbuhi dengan cerita sedih soal keluarganya yang semua sedang sakit.
"Enggak tahu apa yang harus kami lakukan lagi ke keluarga ini, dan kami juga harus kasih tahu keluarga ini bukan keluarga siapa-siapa," ujar sang pengacara, dikutip dari potongan video yang diunggah oleh akun Instagram @lambe__danu, Jumat (3/3/2023).
Pernyataan ini seolah untuk membantah anggapan bahwa AG juga berasal dari keluarga berpengaruh seperti Dandy yang merupakan anak mantan pejabat Eselon III Direktorat Jenderal Pajak.
"Dia hanya punya toko material di depan rumahnya," tutur sang pengacara lebih lanjut, lalu mengumbar kondisi mengenaskan keluarga kliennya tersebut.
"Dia sedang sakit stroke, bapaknya, dan ibunya sedang sakit juga. Kakaknya juga sedang sakit," ungkap sang pengacara.
"Bahkan saat ini ibunya lagi di salah satu rumah sakit dan dia belum mengetahui anaknya sedang dalam status seperti ini," sambungnya.
Baca Juga: Tolak Penundaan Pemilu 2024, Gibran: Masyarakat Setuju Sesuai Jadwal
Karena itulah sang pengacara kemudian meminta supaya AG diberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk mengungkapkan peristiwa yang terjadi.
"(Agar) masyarakat semua untuk secara objektif memberikan ruang, sekali lagi, kepada kami untuk bisa menyampaikan hal-hal yang menjadi hak dari anak ini," tegasnya.
Pengakuan sang pengacara tentu seperti berusaha untuk merebut simpati publik. Namun tak mendapatkan apa yang diharapkan, warganet justru memenuhi postingan tersebut dengan kecaman terhadap AG.
"Gitu kok bertingkah?" komentar warganet.
"Tapi si A sekolah di Tarakanita lho dan itu bukan sekolah murah juga. Circle pertemanannya juga anak2 orang berada," tulis warganet, tidak serta-merta percaya dengan pengakuan sang pengacara.
"Keluarga laki sakit anak malah bertingkah, toloooong," kecam warganet lain.
"Bocil bukan sembarang bocil.. Bisa bikin porak poranda negara," timpal yang lainnya.
Berita Terkait
-
AG Resmi Jadi Pelaku, Ayah David Beri Pesan Menohok Lewat Lagu 'Tolong Kabarkan Tinjuku Untuknya'
-
Sebelum Berstatus Pelaku Penganiayaan David, AG Keluar dari SMA Tarakanita 1
-
AG Pacar Mario Dandy di Bawah Umur, Pengacara David Minta Jangan Jadi Tameng untuk Tak Bertanggung Jawab
-
Tutup Pintu Damai dengan AG Pacar Mario Dandy, Kuasa Hukum: Sudah 12 Hari David Belum Sadar!
-
Jeep Wrangler Rubicon Besutan Mario Dandy Satriyo Sempat Dikemudikan Pacarnya Setelah Kejadian?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan