/
Jum'at, 03 Maret 2023 | 18:38 WIB
Potret AGH dan Mario Dandy Satriyo, pacarnya terkini. (Twitter)

Polda Metro Jaya telah mengambilalih kasus penganiayaan David Latumahina (17) dan menetapkan seorang pelaku baru, yakni AG (15) yang merupakan kekasih tersangka Mario Dandy Satriyo (20).

Tak pelak sosok AG semakin menjadi sorotan publik, sampai membuat pengacaranya berusaha untuk mencari perlindungan kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Pengacara AG berkilah bahwa kliennya tertekan dan memerlukan ruang yang sama lapangnya untuk mengungkap cerita yang sebenarnya.

Permintaan yang sama kembali diumbar sang pengacara di salah satu acara televisi, bahkan kali ini diimbuhi dengan cerita sedih soal keluarganya yang semua sedang sakit.

"Enggak tahu apa yang harus kami lakukan lagi ke keluarga ini, dan kami juga harus kasih tahu keluarga ini bukan keluarga siapa-siapa," ujar sang pengacara, dikutip dari potongan video yang diunggah oleh akun Instagram @lambe__danu, Jumat (3/3/2023).

Pernyataan ini seolah untuk membantah anggapan bahwa AG juga berasal dari keluarga berpengaruh seperti Dandy yang merupakan anak mantan pejabat Eselon III Direktorat Jenderal Pajak.

"Dia hanya punya toko material di depan rumahnya," tutur sang pengacara lebih lanjut, lalu mengumbar kondisi mengenaskan keluarga kliennya tersebut.

"Dia sedang sakit stroke, bapaknya, dan ibunya sedang sakit juga. Kakaknya juga sedang sakit," ungkap sang pengacara.

"Bahkan saat ini ibunya lagi di salah satu rumah sakit dan dia belum mengetahui anaknya sedang dalam status seperti ini," sambungnya.

Baca Juga: Tolak Penundaan Pemilu 2024, Gibran: Masyarakat Setuju Sesuai Jadwal

Karena itulah sang pengacara kemudian meminta supaya AG diberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk mengungkapkan peristiwa yang terjadi.

"(Agar) masyarakat semua untuk secara objektif memberikan ruang, sekali lagi, kepada kami untuk bisa menyampaikan hal-hal yang menjadi hak dari anak ini," tegasnya.

Pengakuan sang pengacara tentu seperti berusaha untuk merebut simpati publik. Namun tak mendapatkan apa yang diharapkan, warganet justru memenuhi postingan tersebut dengan kecaman terhadap AG.

"Gitu kok bertingkah?" komentar warganet.

"Tapi si A sekolah di Tarakanita lho dan itu bukan sekolah murah juga. Circle pertemanannya juga anak2 orang berada," tulis warganet, tidak serta-merta percaya dengan pengakuan sang pengacara.

"Keluarga laki sakit anak malah bertingkah, toloooong," kecam warganet lain.

Load More