Kuasa hukum Ferry Irawan dibuat terkejut dengan kabar Venna Melinda yang datang diam-diam ke sel tahanan menemui kliennya.
Bagaimana tidak disebut diam-diam. Pasalnya, Venna Melinda disebut datang seorang diri tanpa didampingi pengacara.
"Dia datang sendiri tidak didampingi pengacaranya dan juga tidak memberikan informasi ke kami," ujar kuasa hukum Ferry Irawan di channel YouTube Intens Ivestigasi, Minggu (5/3/2023).
Langkah yang dilakukan Venna Melinda menimbulkan pertanyaan besar dari pihak Ferry Irawan.
"Ada apa? Kapolda Jawa Timur tolong monitor Ferry sangat dirugikan. Intimidasi orang dalam tahanan," kata kuasa hukum tersebut.
Menurutnya, dari cerita Fery Irawan, klliennya itu diminta menyampaikan ke publik bahwa dirinya melakukan tindak KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga).
"Seorang tersangka ada hak-hak hukumnya. Tidak boleh seperti ini," tegas pihak Ferry Irawan.
Bahkan, dirinya pun heran jika Venna Melinda datang seorang diri.
"Kalau datang bawa pengacaranya jangan sendiri. Kasih tahu pihak Ferry juga," bebernya.
"Kenapa Venna datang untuk mengintimidasi Ferry ke sel? Ini udah nggak bener. Ada apa?" tambah dia lagi.
Seperti diketahui, ketika Ibunda Ferry Irawan, Hariati, berkunjung menemui putranya ada pengakuan yang mengejutkan.
"Cerita Ferry ke Mami, ada Venna dateng terus bilang ke Ferry, Ferry disuruh mengakui dia bersalah, 'Nanti kamu bisa dibebaskan, harus bilang dulu baru dibebaskan'," beber sang ibunda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan