/
Minggu, 05 Maret 2023 | 15:38 WIB
AGH dan Mario Dandy Satriyo (Twitter)

Pihak kepolisian akhirnya membeberkan kesadisan dalam penganiayaan yang dilakukan tersangka Mario Dandy terhadap David

"Sangat-sangat sadis. Ada tiga kali tendangan ke arah kepala, kemudian ada dua kali menginjak tengkuk, dan juga ada satu kali pukulan ke arah kepala," terang Kombes Hengki Haryadi, Direskrimum Polda Metro Jaya di channel YouTube Kompas TV, dikutip Minggu (5/3/2023).

Tidak sampai di situ, polisi mengungkap ada kata-kata yang menunjukan kesadisan dari Mario Dandy terhadap David yang saat itu sudah tidak berdaya.

"Ada kata-kata 'Free kick!', baru ditendang ke arah kepala seperti tendangan pinalti ataupun tendangan bebas," jelasnya lagi.

Belum selesai, Mario Dandy juga mengugkapkan dirinya tidak takut jika aksinya ini akan menghabisi nyawa seseorang.

"Gua nggak takut kalau anak orang lain mati!" ulang Kombes Hengki Haryadi.

Aksi penganiayaan Mario terhadap David (sumber: (Twitter))

Diakuinya, seluruh aksi yang dilakukan Mario Dandy bukan atas ketidaksengajaan.

"Ada perencanaan sejak awal. Sejak menelpon SL (Shane Lukas), kemudian bertemu SL, kemudian pada saat di mobil bertiga, yang ada niat di sana. Kemudian pada saat adanya penganiayaan di sana," beber dia.

Dia juga mengakui abhwa dari awal BAP sudah ada perekayasaan.

Baca Juga: Tangis Pilu Indra Bekti Usai Cerai dari Aldila Jelita: Kok Gini Sih Perjalanannya?

"Memang ada perekayasaan dari BAP awal, karena kami menemukan fakta-fakta baru," jelas Kombes Hengki Haryadi.

Load More