Mikha Tambayong mengaku bahwa dirinya dulu selalu diperlakukan bak seorang princess atau putri oleh kedua orang tuanya, khususnya sang mama.
Namun, istri Deva Mahenra itu mengatakan kehidupannya berubah semenjak sang ibu, Deva Tambayong meninggal dunia pada 2019 silam.
Hal itu diungkapkannya dalam video singkat yang dibagikan kembali oleh akun Instagram @lambegosiip pada 6 Maret 2023.
Perlakuan istimewa tersebut didapatnya dari Deva Tambayong karena segala kebutuhannya selalu dipersiapkan oleh mamanya.
Tetapi setelah kematian ibunya, Mikha Tambayong mengatakan jika kehidupannya berubah.
"Aku bilang dulu aku tuh princess banget tapi berubah semua waktu ibuku meninggal. Dari yang bener-bener princess banget, apa-apa diurusin sama mamaku kan soalnya," ucap Mikha Tambayong.
Tinggal hanya berdua dengan sang ayah, Mikha Tambayong menyebut jika ia harus mengambil alih peran ibunya dan mengurus kebutuhan ayahnya.
Tak hanya itu, kematian sang ibunda pun membuat Mikha Tambayong mau tak mau harus belajar mandiri dan dewasa.
"Waktu mama nggak ada ya I have to be independent. Jadi kayak dipaksa untuk dewasa langsung gitu loh, karena udah nggak ada yang ngurus gitu, jadi I have to take care of my dad juga karena kita berdua doang. Jadi aku harus take over lah," tutur Mikha Tambayong.
Baca Juga: Bantuan Kendaraan Listrik Merupakan Kebijakan Holistik Energi
Selain mengurus sang ayah, Mikha Tambayong juga semakin sadar atas tanggung jawab yang dipikulnya setelah kematian mamanya.
"Semenjak mama meninggal, berubah tuh semuanya, maksudnya aku jadi lebih punya sense of responsibility, udah lebih jauh berubah deh hidupnya sampai sekarang," tambahnya.
Meski mendiang ibunya meninggal beberapa tahun silam, tetapi Mikha Tambayong mengaku masih merasa sedih dan seolah ada yang hilang dari dirinya.
"Jujur aku tuh sampai detik ini, setiap hari masih ada rasa sedih gitu. Apalagi kayak bangun tidur biasa kan pasti ngelihat mama tuh," aku Mikha Tambayong.
Walau begitu, pemeran sinetron tersebut tak bisa berlarut dalam kesedihan. Mikha Tambayong memutuskan untuk bangkit dan kembali melanjutkan hidupnya seperti sebelumnya.
"Tapi waktu itu akhirnya aku bangkit karena kayak aku ngerasa ya udah, mama nggak pengen aku sedih pasti. Pasti mama aku pengennya lihat aku senang, berhasil jadi apa yang dia mau, udah aku nggak mau ada penyesalan karena itu semua memori bahagia dengannya," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM
-
Kisah Ibu Guru Atun: Dibully Murid, Dikasih Dedi Mulyadi Rp25 Juta, Lalu Disedekahkan
-
Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya
-
Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court
-
Siapa Romy Wijayanto, Sosok Disegani Kini Jabat Dirut Bankaltimtara
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Hantam Pohon Tabebuya, Remaja Madiun Tewas Terhempas ke Dalam Telaga Ngebel
-
7 Parfum Aroma Bunga yang Segar untuk Cuaca Panas, dari Produk Lokal sampai Branded
-
Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu: Kemiskinan Tak Selamanya Mematikan Harapan
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir