Paman dari David Latumahina bagikan kabar baik, keluarga berharap ia segera pindah dari ruang ICU.
Kondisi Cristalino David Ozora Latumahina atau David Latumahina, korban penganiayaan brutal Mario Dandy Satriyo semakin membaik. Mengalami koma dengan luka serius di bagian kepala dan wajah, ia masih berada dalam ruang ICU Rumah Sakit Mayapada Kuningan, Jakarta Selatan sejak kejadian sekira dua pekan silam (20/2/2023).
Dikutip Depok Suara.com dari kanal YouTube Intens Investigasi, Rustam Hatala, paman David Latumahina menyatakan bahwa kondisi keponakannya semakin membaik.
Pihak keluarga berharap agar putra sulung dari Jonathan Latumahina, Pengurus Pusat (PP) Gerakan Pemuda Ansor, bagian dari PBNU itu bisa segera dipindahkan dari ruang ICU.
"Efek yang positif dari kondisi sebelumnya yaitu koma. Respon yang ia berikan hal positif," jelas Rustam Hatala.
Ia menyebutkan bahwa kondisi David Latumahina, siswa SMA Pangudi Luhur Jakarta yang berusia 17 tahun itu sudah masuk dalam fase emosional.
Disebutkan pula oleh Rustam Hatala bahwa keponakannya itu mulai memberikan respon.
"Responnya semakin banyak. Sudah ada gerakan mata, tetapi belum bisa mengenali," lanjutnya.
Ekspresi David Latumahina terlihat menangis dan memberontak. Pihak dokter menyebutkan bahwa pasien mereka itu masih mengingat kejadian penganiayaan brutal yang dilakukan tersangka, Mario Dandy Satriyo yang melakukan tindakan di luar batas kemanusiaan.
"Emosional itu memori terakhirnya. Itu memori saat penganiayaan," tandas Rustam Hatala.
Pihak keluarga terus berharap kabar baik dari David Latumahina. Apalagi begitu banyak doa yang dilantunkan oleh berbagai lapiran masyarakat.
Berita Terkait
-
Momen Kapolda Metro Jaya Besuk David, Disambut Anggota GP Ansor
-
Kapolda Metro Jaya Kunjungi David Ozora, Jonathan Latumahina Kabarkan Putranya Sudah Lebih Sering Buka Mata
-
Agar Tidak Terulang Bikin Koordinasi untuk Mengaburkan Fakta, Mario Dandy Satriyo dan Lukas Shane Lumbantoruan Saling Bilang Bye
-
David Latumahina Dapatkan Perlindungan LPSK, Jenisnya Antara Lain Bantuan Medis sampai Rehabilitasi Psikologis
-
Ini Kronologi Penganiayaan David versi Kakak AG, Beda Dari Mario Dandy
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel
-
BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan