/
Selasa, 14 Maret 2023 | 16:44 WIB
Kolase potret Venna Melinda dan Ferry dengan Hariati. (YouTube)

Konflik rumah tangga Venna Melinda dan Ferry Irawan terus memanas, apalagi karena kini proses persidangan cerai serta kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) mereka sedang bergulir.

Namun ibu Ferry bersikeras anaknya tidak melakukan KDRT kepada Venna. Bahkan Hariati mengungkap momen ketika menantunya keceplosan mengaku tidak di-KDRT oleh Ferry.

Hal ini seperti diungkap di video unggahan kanal YouTube Intens Investigasi. Tampak Hariati menceritakan momen ketika Ferry disebut disambangi Venna tanpa pendampingan kuasa hukum.

"Waktu tanggal 24 ada Venna dateng ke sana (penjara), mau menemui Ferry kan. Venna tidak ditemenin sama pengacaranya, datang sendiri," jelas Hariati, dikutip pada Selasa (14/3/2023).

"Terus Venna bilang ke Ferry, 'Kamu ngaku aja bahwa kamu itu KDRT, kalau kamu ngaku nanti saya cabut berkasnya, laporannya', ngancem Venna nya," imbuhnya.

Hariati menyebut ada pembicaraan alot berlangsung antara Ferry dan Venna dalam kesempatan itu. Pasalnya Venna mendesak Ferry untuk mengakui sudah melakukan KDRT.

Padahal, menurut Hariati, anaknya tidak melakukan kekerasan apapun kepada artis sekaligus politisi tersebut. Bahkan hal ini konon turut diakui oleh Venna kala dicecar Ferry.

"Ferry bilang, 'Saya harus ngaku apa, karena kan saya tidak berbuat apa-apa'," ujar Hariati.

"Sempet Ferry juga nanya, 'Kamu dipukul nggak?', enggak kata Venna. 'Kamu ditonjok nggak?', enggak kata Venna. 'Jadi apa yang harus saya akuin saya tidak pernah mukul kamu, tidak pernah KDRT'," lanjut Hariati, menirukan percakapan anak dan menantunya kala itu.

Baca Juga: Sebelum Ditangkap, Ajudan Pribadi Pernah Berurusan dengan Polisi Terkait Kasus Pencurian

Hal itu yang menjadi alasan Ferry bersikeras tidak mengakui KDRT yang dilaporkan Venna. "Jadi Ferry tetep tidak mengakui dan tidak pernah KDRT, itu aja," tegas Hariati.

Namun tentu saja kejadian ini belum bisa dipastikan kebenarannya. Sebab kubu Venna mengklaim pihaknya datang menemui Ferry tanpa pendampingan kuasa hukum karena sang tersangka mengajukan restorative justice.

Load More