KPK telah memanggil Pejabat Pajak Jakarta Timur Wahono Saputro untuk memberikan kronologi kepemilikan saham istrinya.
Wahono Saputro, Kepala Kantor Pajak Madya Jakarta Timur telah dipanggil menghadap ke Gedung Merah Putih, kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (15/3/2023).
Dikutip dari kanal News Suara.com, materi yang ditanyakan adalah klarifikasi Wahono Saputro atas kepemilikan saham istrinya. Situasi ini adalah kelanjutan dari pemeriksaan rekening gendut milik Rafael Alun Trisambodo. Serta beberapa pundi yang tidak dilaporkan karena menggunakan nominee atau atas nama orang lain.
Sebagai contoh adalah kepemilikan saham properti di Sulawesi Utara atas nama Ernie Meike Torondek, istri dari Rafael Alun Trisambodo. Sekaligus ibu dari Mario Dandy Satriyo yang tengah bermasalah sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap anak korban D.
"Tim LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) telah melakukan klarifikasi atas asal-usul perolehan harta atau aset yang dilaporkannya; kapan diperoleh, saat menjabat sebagai apa, serta sumber dana untuk mendapatkan atau membeli harta tersebut," jelas Ipi Marwati, Juru Bicara Pencegahan KPK di KPK, Jakarta, Kamis (16/3/2023).
Kemudian, KPK menemukan sejumlah harta benda Wahono Saputro yang viral di media sosial, di antaranya kendaraan, rumah dan aksesoris. Temuan itu tak luput dipertanyakan KPK kepada yang bersangkutan.
"Tim juga melakukan klarifikasi terhadap harta-harta yang viral di berbagai platform media sosial, yang dikaitkan dengan saudara Wahono maupun keluarganya. Seperti rumah, kendaraan, dan berbagai aksesoris pribadi lainnya," jelas Ipi Marwati.
Kemudian soal istrinya yang memiliki saham di dua perusahaan milik Ernie Meike Torondek, istri Rafael Alun Sambodo juga turut didalami KPK. Dua perusahaan itu adalah usaha perumahan di Minahasa Utara dengan luas 6,5 hektare.
"Meminta penjelasan Saudara Wahono mengenai kronologi keikutsertaan istrinya dalam kepemilikan di dua perusahaan milik istri saudara Rafael Alun Trisambodo," lanjutnya.
Ipi Marwati memastikan KPK tidak berhenti hanya mendapatkan penjelasan dari Wahono Saputro. KPK mengembangkan lebih lanjut dengan melakukan penelusuran.
"Kalau ditanyakan proses klarifikasi berhenti sampai di situ? Kami pastikan bahwa kami terus melakukan pendalaman atas informasi dan penjelasan yang disampaikan," tegasnya.
Berita Terkait
-
5 Fakta di Balik Dana Pensiun Pelindo Dipakai Buat Investasi Bodong
-
Alexander Marwata Kenal Baik Rafael Alun, KPK Pastikan Penyelidikan Profesional
-
BCA Bagi Dividen Rp205 per Saham, Hartono Bersaudara Langsung Cuan Rp11,5 Triliun
-
Kasus Dugaan Korupsi Bansos yang Seret M Kuncoro Rugikan Negara Ratusan Miliar
-
Emak-emak Nyuci Baju Kotor Di KPK, Desak Usut Pejabat Negara Timbun Harta Janggal
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural
-
Heboh Bayi Hampir Tertukar di RSHS, Ini Peringatan dari Sekda Jabar
-
Sinopsis The House of the Spirits, Kisah 3 Wanita Tangguh di Keluarga Patriarki
-
Hidupkan Car Free Night Palembang, Bank Sumsel Babel Percantik Pedestrian Atmo Lewat CSR