Kasus penganiaan terhadap David yang dilakukan oleh Mario Dandy, Shane Lukas, dan menyeret Agnes Gracia (AG) saat ini belum memasuki tahap persidangan karena kejaksaan dan kepolisian masih mengumpulkan berkas dan bukti.
Namun beredar kabar bahwa Kejaksaan Agung (Kejagung) telah memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menuntut Mario Dandy dan Agnes dengan vonis hukuman mati.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube Garuda News pada 20 Maret 2023.
Video dengan judul "KEJAGUNG AKHIRNYA TURUN TANGAN, PERINTAHKAN JPU TUNTUT MARIO & AGNES DIVONIS MATI" itu memiliki foto beberapa petinggi yang seolah mengumumkan sesuatu.
Hingga saat ini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 2.200 penayangan. Tetapi, benarkah Kejagung memerintahkan JPU untuk menjatuhkan vonis hukuman mati kepada Mario Dandy dan Agnes?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 8 menit 6 detik tersebut, tidak ada pernyataan yang menyebut bahwa Kejagung memberikan perintah kepada JPU untuk memvonis mati Mario Dandy dan Agnes Gracia.
Narator dalam video hanya menyampaikan informasi terkait Kejaksaan Agung yang menegaskan bahwa tidak akan ada Restorative Justice (RJ) untuk Mario Dandy dan Shane Lukas.
Tak hanya itu, narator juga menyebutkan pasa-pasal yang menjerat para pelaku serta AG yang memiliki status anak berkonflik dengan hukum.
Baca Juga: Berpikiran Dewasa, Haechan NCT Ungkap Miliki 2 Mindset Berbeda di Hidupnya
Selebihnya, tidak ada pernyataan resmi dari Kejagung yang memerintahkan JPU untuk memberikan hukuman mati kepada Mario Dandy ataupun Agnes.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Kejagung memerintahkan Jaksa Penuntut Umum untuk memberikan hukuman mati terhadap Mario Dandy dan AG adalah berita palsu atau hoaks.
Pengunggah video menggiring opini lewat judul yang dibuat. Karena judul dan isi video tidak selaras, maka video tersebut dapat diklasifikasikan sebagai berita bohong dan menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat
-
Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki
-
Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada
-
Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen