Elektabilitas Anies Baswedan dan Prabowo Subianto bersaing ketat, sementara elektabilitas Ganjar Pranowo belum terkejar oleh kandidat calon presiden lainnya di Tanah Air.
Ini merupakan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terbaru, yang dirilis Selasa (21/3/2023) di Jakarta.
Survei SMRC itu menemukan bahwa 26,6 persen responden memilih Ganjar Pranowo sebagai presiden. Sementara 17,6 persen responden memilih Prabowo Subianto dan 16,7 persen responden mendukung Anies Baswedan.
Sementara itu ada 5,6 persen responden yang memilih Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, 1,8 persen memilih Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan 1,7 persen memilih Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Sebanyak 14,7 persen memilih untuk tidak tahu atau tidak menjawab.
Ini merupakan hasil survei dengan simulasi terbuka, yang di dalamnya responden diminta memilih dari 45 nama tokoh yang ditawarkan.
Hasil ini tak berubah di simulasi empat nama. Ganjar belum terkejar dengan elektabilitas 35,2 persen, disusul Prabowo (25,7 persen), Anies (23,7 persen) dan Airlangga Hartarto (1,5 persen). Sebanyak 12,9 persen responden memilih opsi tidak tahu atau tidak menjawab.
Di simulasi tiga nama, elektabilitas Ganjar naik tipis menjadi 35,5 persen. Di urutan kedua ada Prabowo dengan 27,2 persen, dan Anies 24,8 persen. Responden yang belum memutuskan pilihan 12,5 persen.
Dalam surveinya itu, SMRC juga menemukan bahwa dukungan untuk Ganjar - Gubernur Jawa Tengah - terus menguat. Tren ini juga dialami oleh Anies Baswedan. Di sisi lain dukungan terhadap Prabowo turun.
"Dalam dua tahun terakhir, dari Maret 2021 ke Maret 2023, dukungan pada Ganjar mengalami penguatan dari 8,8 persen menjadi 26,6 persen. Prabowo menurun dari 20 persen menjadi 17,6 persen. Anies naik dari 11,2 persen menjadi 16,7 persen," kata Direktur Riset SMRC, Deni Irvani.
Deni melihat elektabilitas Prabowo lebih kecil ketimbang 2021. Saat itu, tingkat keterpilihan Prabowo mencapai 34,1 persen dan saat ini hanya tinggal 27,2 persen. Di sisi lain, elektabilitas Anies cenderung stagnan dari 23,5 persen menjadi 24,8 persen.
Survei SMRC ini dilakukan pada 2 hingga 11 Maret 2023 dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka dengan melibatkan 1.061 hasil responden. Batas kesalahan pada survei diperkirakan kurang lebih 3,1 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
-
Peringkat Kredit Indonesia di Moodys Tetap Baa2, Alarm Bagi Kepercayaan Investor?
-
Review Film Warrior (2011): Drama Keluarga Mengharukan di Balik Ring MMA
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
DPR RI Awasi Pengembangan Kawasan Wisata di Area Rencana Proyek Giant Sea Wall
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman