/
Rabu, 22 Maret 2023 | 14:06 WIB
Ziarah kubur (Dok.Covesia.com)

Umat muslim akan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah. Selain memperbanyak ibadah, salah satu tradisi penting yang selalu dilakukan sebelum Ramadhan tiba adalah ziarah kubur.

Namun tentu saja ziarah kubur harus dilakukan dengan tata cara yang benar serta dilengkapi dengan doa untuk kebaikan dan keselamatan di akhirat. Berikut adalah tata cara serta doa ziarah kubur yang bisa dibaca umat Islam saat mengujungi makam.

Hukum Ziarah Kubur

Meski kini menjadi tradisi, Nabi Muhammad SAW ternyata pernah melarang umat Islam melakukan ziarah kubur. Namun kemudian larangan ini sudah di-mansukh atau diperbaiki, sebagaimana diriwayatkan dalam salah satu sabdanya.

Artinya, "Dahulu saya melarang kalian berziarah kubur, tapi (sekarang) berziarahlah kalian, sesungguhnya ziarah kubur dapat melunakkan hati, menitikkan (air) mata, mengingatkan pada akhirat, dan janganlah kalian berkata buruk (pada saat ziarah)." (HR Hakim)

Hukum ziarah kubur pun dijelaskan lebih jauh dalam Surat At-Taubah Ayat 84, yang artinya, "Janganlah engkau (Nabi Muhammad) melaksanakan salat untuk seseorang yang mati di antara mereka (orang-orang munafik) selama-lamanya dan janganlah engkau berdiri (berdoa) di atas kuburnya. Sesungguhnya mereka ingkar kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka mati dalam keadaan fasik."

Dengan demikian, hukum ziarah kubur adalah sunnah, yakni kegiatan yang niat dan tujuannya untuk mendoakan keselamatan mayat, bukan untuk meminta petunjuk bahkan menyembah sang mayat.

Imam Syafi'i juga melarang umat Islam untuk berziarah kubur apabila ada unsur musyriknya. Karena itulah, penting untuk melakukan ziarah kubur dengan niat dan tata cara yang benar.

Tata Cara Ziarah Kubur

Baca Juga: Pemkot Jogja Larang Angklung di Malioboro, Ini Alasannya

Merangkum dari berbagai sumber, berikut adalah tata cara ziarah kubur yang benar sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW:

1. Membaca salam

Assalamu'alaìkum dara qaumìn mu'mìniin wa atakum ma tu'adun ghadan mu'ajjalun, wa ìnna ìnsya-Allahu bìkum lahìqun 

Yang artinya, "Assalamuallaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Allah yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insyaallah akan menyusul kalian."

2. Membaca istighfar

Astaghfirullah Hal Adzim Alladzi La ilaha Illa Huwal Hayyul Qoyyumu Wa atubu Ilaihi 

Load More