/
Rabu, 29 Maret 2023 | 08:13 WIB
Ilustrasi kriminalitas, termasuk pembacokan ([Pixabay].)

Polisi tengah memburu jejak pelaku yang menggunakan sepeda motor model ini. Pelaku memata-matai kedua korban sejak masuk area kompleks perumahan.

Sebuah aksi sadis atas mantan Ketua Komisi Yudisial (KY), Jaja Ahmad Jayus dan Rahmi Dwi Putri terjadi pada Selasa (27/3/2023) sore. Ayah dan anak itu mengalami luka di bagian kepala dan leher bagian belakang akibat pembacokan yang dilakukan orang tidak dikenal (OTK).

Dikutip dari kanal News Suara.com, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes  Pol Ibrahim Tompo menyatakan bahwa pelaku sudah mematai-matai kedua korban  sejak masuk ke area kompleks perumahan yang ditinggali keluarga itu, di kawasan Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

"Korban menggunakan kendaraan roda empat, (Honda) HR-V Hitam nopol D-1652- VBQ, diduga korban sudah dikuntit oleh pelaku dari luar," jelas  Kombes Pol Ibrahim Tompo dalam keterangan tertulis, Selasa (28/3/2023).

Tiba di depan rumah, mereka tiba-tiba diserang secara brutal oleh pelaku.

"Sesampainya depan rumah, korban keluar dari mobil dan akan masuk ke rumah, seketika diserang oleh pelaku," jelas Kombes  Pol Ibrahim Tompo memaparkan kronologinya.

Pelaku berjumlah satu orang dan menggunakan sepeda motor Honda BeAT. Tanpa dijelaskan jenis kelaminnya.

"Pelaku diduga satu orang, menggunakan sepeda motor matik Honda BeAT karbu warna putih," ujarnya, pada Selasa (28/3/2023).

Selesai bertindak kriminal, pelaku langsung melarikan diri.

"Kepolisian segera bertindak untuk lidik kasusnya," tegas Kombes  Pol Ibrahim Tompo.

Insiden ini menyebabkan luka di bagian leher belakang dan kepala korban. Keduanya, Jaja dan Rahmi, telah dilarikan ke rumah sakit oleh dua orang tetangganya ke Rumah Sakit Mayapada.

Peristiwa pembacokan ini dibenarkan Juru Bicara KY, Miko Ginting.

"Benar saya juga menerima informasi serupa. Tidak hanya Pak Jaja, tetapi anak perempuan beliau juga turut menjadi korban," jelas Miko Ginting kepada wartawan, Selasa (28/3/2023).

Ia mengatakan KY mengutuk keras peristiwa pembacokan yang menimpa Jaja Ahmad Jayus. Harapannya pihak Kepolisian setempat segera menyelidiki peristiwa ini.

"Kami mengutuk tindakan ini. Kasus ini sedang ditangani oleh pihak Kepolisian. KY berharap agar kasus ini bisa terungkap dan Pak Jaja serta anaknya diberikan sehat dan selamat," pungkas Miko Ginting.

Load More