/
Kamis, 30 Maret 2023 | 09:45 WIB
King Nassar sakit ((Instagram/@kingnassar88))

Pedangdut Nassar atau yang akrab disapa King Nassar dikabarkan dirujuk ke rumah sakit Singapura. Kondisi mantan suami Muzdalifah ini disebut makin parah.

Informasi ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube ANDIN ENTERTAINMENT pada Kamis (30/3/2023).

Dalam unggahannya, kanal YouTube yang telah memiliki lebih dari 19,7 ribu subsciber ini menuliskan judul sebagai berikut, "KABAR BURUK KING NASSAR DIRUJUK KE RUMAH SAKIT SINGAPORE KARNA KEADAANNYA MAKIN PARAH".

Sementara itu, dalam thumbnail video yang dibagikan, tampak gambar Nassar sedang duduk di bangku penumpang pesawat.

Hingga kini, unggahan ini telah ditayangkan lebih dari 8,7 ribu kali. Tak sedikit netizen yang mempercayai klaim yang ada di judul video. Hal ini tampak melalui kolom komentar.

Lalu, benarkah klaim tersebut?

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim Nassar dirujuk ke rumah sakit Singapura karena kondisinya semakin parah adalah tidak benar.

Pasalnya, dalam unggahan berdurasi 7 menit 7 detik tersebut sama sekali tidak menguraikan dan memberikan bukti valid terkait klaim yang telah ditulis di bagian judul video.

Baca Juga: 4 Tips Merekam Video dengan HP agar Tidak Goyang, Mudah dan Hasilnya Bagus!

Tayangan ini hanya berisi beberapa foto yang tak saling berkaitan. Mulai potret Nassar yang sedang terbaring di rumah sakit, foto Nassar dengan Selfi Yamma LIDA.

Terlepas dari isi video tersebut, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai klaim mantan suami Muzdalifah tersebut dirujuk ke rumah sakit Singapura.

Jika dilihat dari Google, belum ada berita resmi yang memberitakan jika pelantun lagu Seperti Mati Lampu itu dirujuk ke Singapura.

Simpulan

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar King Nassar dilarikan ke salah satu rumah sakit di Singapura karena kondisinya makin parah adalah keliru.

Informasi yang disebarkan kanal YouTube Andin Entertainment tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.

Load More