Anies Baswedan mencuri perhatian warganet pada pekan ini setelah sebuah video lawas muncul lagi di media sosial, yang menggambarkan bagaimana mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyampaikan ide pemberantasan korupsi yang saat ini banyak digunakan oleh publik.
Dalam video itu ia menyampaikan bahwa publik perlu menggunakan HP untuk memotret kekayaan pejabat negara dan diviralkan ke media sosial sebagai bentuk kontrol dan dukungan kepada KPK dalam memberantas korupsi di republik ini.
Video itu - yang merupakan potongan tayangan Mata Najwa On Stage pada Januari 2014 - diunggah Sulfikar Amir, sosiolog pada Nanyang Technological University, Singapura, di akun Twitternya, @sociotalker pada Jumat (7/4/2023).
"Idenya kecepatan 9 tahun," tulis Amir dalam cuitan yang kini sudah disaksikan hampir 250.000 kali, di-retweet 379 kali dan mendapat lebih dari 1.600 like di Twitter.
Lalu apa yang disampaikan Anies Baswedan dalam acara yang juga dihadiri oleh Joko Widodo, yang ketika itu masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta?
"Kasus korupsi itu, kalau kita menunggu KPK saja lama. Kita undang rakyat untuk turun tangan lewat HP-nya," jelas Anies dalam acara yang bertajuk Penebar Inspirasi itu.
"Lewat HP?" tanya Najwa Shihab yang membawakan acara.
"Anda menyaksikan rumah gubernur luar biasa hebat. Anda saksikan mobil gubernur luar biasa mahal. Anda foto, Anda upload, Anda tunjukkan pada dunia bahwa lihat ini uang pajak kita dipakai oleh pemegang-pemegang amanat untuk kepentingannya," jawab Anies, yang disambut gemuruh tepuk tangan oleh penonton.
Ide yang ditawarkan Anies - yang kini jadi calon presiden dari Partai Nasdem, PKS dan Partai Demokrat - kini sedang gencar dilakukan publik. Bukan hanya rumah dan mobil mewah, bahkan kini tas dan busana supermahal para pejabat ramai diviralkan oleh warganet dan akhirnya memaksa penegak hukum untuk bergerak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Bau Rokok Membandel di Mobil Bekas? Coba 5 Cara Menghilangkannya dengan Bahan Alami
-
Nilai Transaksi Kripto Nyaris Rp122 Triliun dalam 5 Bulan, Anak Muda Jadi Penggerak Utama
-
PTBA Angkut 1,56 Ton Sampah dari Sungai Enim, Tebar Ribuan Benih Ikan Pulihkan Ekosistem
-
Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka
-
Pecah Kongsi Pemkot Bandung! Wawali Erwin Buka-Bukaan Tak Pernah Diajak Bicara oleh Walikota Farhan
-
Syok Saat Kondangan! Orang Tua di Bekasi Pergoki Pembunuh Anaknya Bebas Berkeliaran
-
Rudy Susmanto Minta KPK dan Jaksa Kawal Pembebasan Lahan 2 Proyek Raksasa Bogor
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
Perwali Tolak LGBT Diusulkan di Palembang, Akankah Pemkot Mengabulkannya?
-
Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah