/
Sabtu, 08 April 2023 | 05:28 WIB
Halte Transjakarta Jembatan Gantung di Kelurahan Kedaung Kai Angke, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat ((Suara.com/Fakhri))

Selain Halte Jembatan Gantung, tahun ini PT Transjakarta juga rampung menggarap revitalisasi di beberapa halte.

Jembatan Gantung Halte Transjakarta di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat dioperasikan kembali oleh PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) setelah ditutup enam bulan karena direvitalisasi.

Dikutip dari kanal News Metropolitan Suara.com, setelah direvitalisasi, Halte Jembatan Gantung dilengkapi mushala, toilet, pintu gate, vending machine untuk kartu uang elektronik (KUE), passenger information system (PIS), CCTV, sampai Wi-Fi yang bisa digunakan penumpang.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Transjakarta, Apriastini Bakti Bugiansri memjelaskan, Halte Jembatan Gantung yang melayani rute Kalideres-Pasar Baru ini kembali dibuka sejak Kamis (6/4/2023).

"Untuk meningkatkan layanan bagi pelanggan, Halte Jembatan Gantung hadir dengan fasilitas publik yang lebih lengkap," jelasnya kepada wartawan, Jumat (7/4/2023).

"Harapannya agar Transjakarta selalu berinovasi dalam memberikan pelayanan dan kenyamanan ketika beraktivitas bersama Transjakarta. Kami mengimbau untuk selalu menjaga fasilitas publik dan memanfaatkannya sebaik mungkin," lanjut Apriastini Bakti Bugiansri.

Halte Jembatan Gantung sendiri adalah bagian dari 46 halte revitalisasi yang rampung secara bertahap dan mulai bisa digunakan untuk melayani pelanggan.

Selain Halte Jembatan Gantung, tahun ini PT Transjakarta juga rampung menggarap revitalisasi di beberapa halte. Yaitu Halte Olimo, Halte Juanda, halte M.H. Thamrin, halte Dukuh Atas 1, serta halte Jatipadang.

Waktu pembukaan keempat halte tadi lebih lama dari target sebelumnya. Transjakarta sebelumnya menargetkan revitalisasi 46 halte Transjakarta selesai pada akhir 2022. Hingga akhir 2023, Transjakarta menargetkan revitalisasi halte dilakukan untuk total 72 halte.

Load More