/
Rabu, 19 April 2023 | 19:37 WIB
Vino G Bastian (Suara.com/Rena Pangesti)

Vino G Bastian mengaku sepakat apabila film Buya Hamka dijadikan sebagai pelajaran di sekolah.

Awalnya ia mengaku bangga bisa berperan sebagai Buya Hamka, pahlawan nasional yang menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pertama.

"Tokoh yang multidimensi, tokoh agama, pahlawan nasional, tokoh pers, bahkan seorang kepala keluarga yang luar biasa," kata dia, dikutip dari Suara.com, Rabu (19/4/2023).

Usulan film Buya Hamka untuk dijadikan pelajaran di sekolah bermula dari Din Syamsudin yang kini menjabat sebagai Ketua MUI. Alasannya, banyak ajaran Islam yang diselipkan dalam film tersebut.

Menanggapi itu Vino G Bastian pun setuju. Tetapi dia mengaku masih ada beberapa penyesuaian apabila karya tersebut benar-benar dijadikan pelajaran di sekolah.

"Untuk materi belajar itu kan enggak gampang, harus melewati proses. Saya rasa ini metode pembelajaran pelengkap," kata suami Marsha Timothy ini.

Ia menjelaskan, pelajaran pelengkap itu bisa didapatkan di luar jam pelajaran sekolah.

"Jadi enggak harus di kelas terus, tapi bisa di film. Karena media film punya banyak informasi," tutur dia.

Sekadar informasi, film Buya Hamka menceritakan perjuangan lelaki yang akrab disapa Malik ini dalam menyebarkan agama Islam di masa penjajahan Belanda dan Jepang.

Metode yang dipakai Buya Hamka dalam penyebaran agama Islam itu tidak menggurui, tetapi lebih kepada penjelasan yang sederhana.

Salah satu contohnya yakni saat pemuda Islam mengenakan jas, beberapa lain memandang hal itu adalah kafir. Namun Buya Hamka meluruskan soal opini tersebut lewat film ini.

Adegan lainnya adalah semangat Buya Hamka yang berjuang untuk mengusir penjajah. Ia bahkan rela difitnah orang-orang terdekat demi menyelamatkan ulama yang ditahan pasukan Jepang.



Load More