Narasi menyebutkan bahwa semua kapal feri yang berada di pelabuhan Gilimanuk karam.
Selain lewat udara, Bali sebagai salah satu destinasi wisata ternama di Tanah Air bisa ditempuh via darat dari titik manapun di Pulau Jawa diteruskan penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk. Sarana transportasinya adalah kapal feri.
Dikutip dari Turnbackhoax.id, akun bernama Mimbar Istana mengunggah sebuah video di kanal YouTube dengan judul, "Berita Viral ~ BALI MUSNAH!!SELURUH KAPAL FERRY TENGGELAM, KETAPANG GILIMANUK TINGGAL KENANGAN.?"
Dalam video itu dinarasikan sebuah klaim bahwa seluruh kapal feri yang berada di Pelabuhan Gilimanuk tenggelam. Sehingga Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk tinggal kenangan.
PENJELASAN
Setelah ditelusuri oleh Turnbackhoax.id, dalam keseluruhan video tidak ada informasi mengenai peristiwa yang disebutkan dalam klaim.
Narasi yang dibacakan dalam video identik dengan artikel CNN yang berjudul, "Sejumlah Kendaraan dalam Kapal Terguling Diterjang Ombak di Selat Bali", yang diunggah pada 28 Juni 2022.
Artikel itu berisi informasi tentang tanggapan Koordinator Satuan Pelaksana (Korsatpel) Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Pelabuhan Gilimanuk I Nyoman Sastrawan mengenai beredarnya video sejumlah kendaraan yang terguling di dalam kapal yang berada di Selat Bali. Peristiwanya sendiri terjadi pada 27 Juni 2022.
I Nyoman Sastrawan dalam artikel itu dituliskan memberikan penjelasan bahwa cuaca ekstrem kerap melanda wilayah Gilimanuk pada Juni hingga Agustus.
KESIMPULAN
Video mengandung konten yang dimanipulasi. Yaitu informasi atau gambar yang asli dimanipulasi untuk menipu.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Pura Mangkunegaran Tidak Berikan Izin Lokasi Salat Id kepada Warga Muhammadiyah?
-
CEK FAKTA: Raja Salman Mangkat Saat Bulan Puasa Kemarin?
-
CEK FAKTA: Gempa Tuban Skala 6,6 SR Telah Sebabkan Tujuh Kabupaten di Indonesia Porak-Poranda
-
CEK FAKTA: Fadli Zon Dikawal Pasukan Bersenjata dan Dieksekusi, Benarkah?
-
Lebaran Kelabu, Bocah di Pekalongan Ditemukan Meninggal Dunia Tenggelam di Kali Kupang
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
RI-India Mau Kembangkan Industri Logam
-
Range Rover Autobiography Rp8,5 M Jadi Mobil Dinas Gubernur Kaltim
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Nasib THR Ojol Akan Ditentukan Selasa Pekan Depan
-
Pertama Dalam Sejarah! Kumandang Azan Bergema di Old Trafford Markas Manchester United
-
Dudung Abdurachman Banting Setir Jadi Penyanyi, Gandeng Fajar Sadboy
-
Komparasi Mahindra Scorpio Pick Up vs Isuzu Traga Untuk Kendaraan Operasional
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
MKBD Tembus Rp 1 Triliun, KISI Perkuat Fundamental di Tengah Persaingan Sekuritas
-
Alasan Eks Asisten STY di Timnas Indonesia Pilih Gabung Klub Zona Degradasi Super League