Narasi menyebutkan Gempa Tuban yang baru saja terjadi menyebabkan beberapa wilayah negeri kita hancur lebur.
Peristiwa alam gempa bumi beberapa kali melanda negeri kita. Salah satu alasannya, Indonesia terletak di kawasan aktif lempeng benua dan lempeng samudera. Oleh karena itu masyarakat mesti tanggap serta waspada, tidak terkecoh oleh kabar yang bikin panik.
Dikutip dari Turnbackhoax.id, telah beredar sebuah video di kanal YouTube yang diunggah akun bernama Pintu Istana. Berjudul "HANCUR LEBUR !! DETIK GEMPA BRUTAL TUBAN OBRAK-ABRIK 7 WILAYAH INDONESIA?", tayangan muncul sehari lalu (23/4/2023) dan sudah disimak 20K penonton.
Dalam thumbnail ditampilkan reruntuhan bangunan, yang diklaim terjadi akibat gempa Tuban pada 14 April 2023. Serta tulisan, "TUBAN MEMBAWA MAUT, 7 KABUPATEN DI INDONESIA DILIBAS GEMPA DAHSYAT 6.6 SR?"
Lantas dalam narasinya pengunggah menyatakan bahwa gempa berkekuatan 6,9 Skala Richter ini telah menyebabkan tujuh wilayah di Indonesia porak-poranda karena gempa.
PENJELASAN
Dalam penyelusuran Turnbackhoax.id, faktanya foto thumbnail video bukan terjadi akibat Gempa Tuban. Saat dicek berdasarkan Google Lens, foto adalah reruntuhan gedung empat lantai di Slipi pada Januari 2020. Ambruknya gedung karena struktur bangunan yang kurang memadai, mengingat tidak pernah dilakukan perawatan sejak 1997.
Sementara dalam kejadian Gempa Tuban, sekitar 28 wilayah di Indonesia merasakan getaran. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG menyebut beberapa daerah yang melaporkan dampak gempa di antaranya: Jember, Banyuwangi, Sidoarjo, Tulungagung, Ponorogo, Trenggalek, Sampang, Magetan, Madiun, Gresik, Kota Pasuruan, Kota Batu, dan Surabaya.
Selain Jawa Timur, wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat dan Jawa Barat dikabarkan juga merasakan gempa ini.
Menurut Plt Kapusdatinkom BNPB Abdul Muhari, gempa berpusat di pesisir utara Tuban berkekuatan magnitudo 6,6 dengan kedalaman 632 km. Karena gempa Tuban bukan termasuk gempa dangkal, maka tidak menimbulkan kerusakan yang signifikan.
KESIMPULAN
Video memiliki konten yang menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Alfamart Bagi-Bagi Hadiah Ribuan Mesin Cuci dan Lemari Es Dalam Rangka Ulang Tahun?
-
CEK FAKTA: Nagita Slavina Menangis, Barang Bukti Ini Disita KPK dalam Penggeledahan Rumah Raffi Ahmad
-
CEK FAKTA: Menkeu Kaget, Menko Polhukam Tekuk 5 Anggota DPR Terlibat Pencucian Uang Rp 349 Triliun
-
CEK FAKTA: Ada Mantan Presiden RI Mengakui Korupsi dan Minta Anas Urbaningrum Tidak Libatkan Ibas Yudhoyono?
-
CEK FAKTA: Boy William Mengungkap Ayu Ting Ting Hamil dengan Lelaki Lain?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'