Bharada E atau Richard Eliezer merupakan salah satu dari lima tersangka dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J yang diotaki oleh Ferdy Sambo.
Saat ini, Bharada E tengah menjalani hukuman 1,5 tahun penjara. Namun belakangan, dikabarkan bahwa kondisi Bharada E di lapas sangat memprihatinkan hingga dijenguk oleh Presiden Jokowi.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube KANAL BERITA. Akun itu membagikan video yang berjudul "PAGI INI!! KONDISI BHARADA E SANGAT MENGKHAWATIRKAN // SAMPAI DIJENGUK PRESIDEN".
Dalam thumbnail terlihat potret Bharada E duduk di ranjang rumah sakit. Pada sisi kanan tampak Presiden Jokowi dan di sisi kirinya terlihat salah satu anggota kepolisian yang mengawalnya.
Hingga kini, video itu telah disaksikan sebanyak lebih dari 5.200 penayangan. Namun, benarkah kondisi Bharada E di lapas sangat mengkhawatirkan?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 8 menit 4 detik tersebut, tidak ada bukti valid yang menyatakan bahwa kondisi Richard Eliezer sangat memprihatinkan di dalam lapas.
Narator dalam video tersebut hanya memasukkan kembali cuplikan terkait pernyataan Presiden Jokowi yang meminta kasus Ferdy Sambo untuk diusut tuntas.
Tak hanya itu, narator juga membacakan kembali proses persidangan Bharada E dan vonis hukum yang harus dijalaninya.
Baca Juga: Liverpool Tundukkan West Ham, Jurgen Klopp Puji Penampilan Skuatnya
Namun hingga akhir video, tidak ada informasi kredibel yang sesuai dengan klaim seperti yang tertera pada judul video.
Foto yang digunakan juga merupakan foto hasil editan yang telah direkayasa. Faktanya, isi video tidak selaras dengan judul yang tertera.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Richard Eliezer dalam kondisi memprihatinkan di penjara merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M
-
Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan
-
Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol
-
Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh
-
Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone
-
KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas
-
Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung
-
Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M
-
Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!
-
AI Ubah Cara Konsumen Cari Brand, Bisnis Dituntut Makin Adaptif