Narasi menyebutkan Presiden negara kita membongkar politik standar ganda FIFA setelah Indonesia batal menjadi tuan rumah.
Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA telah mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Kini kejuaraan ini siap dipentaskan di Argentina.
Dikutip dari Turnbackhoax.id, akun Facebook Dunia tarkam indonesia mengunggah video berjudul "BERI PENAWARAN BESAR, JOKOWI BONGKAR POLITIK STANDART GANDA FIFA || PIALA DUNIA U20, TIMNAS ISRAEL" pada 1 April 2023.
Narasinya, Presiden Indonesia, Joko Widodo, membongkar politik standar ganda yang diterapkan FIFA dalam penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023 setelah adanya pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah ajang itu.
PENJELASAN
Setelah dilakukan penelusuran oleh Turnbackhoax.id, tidak ada pernyataan dan pemberitaan resmi terkait yang disebutkan dalam unggahan video ini.
Dikutip Turnbackhoax.id dari Liputan6, bukan Presiden Joko Widodo yang membahas mengenai standar ganda FIFA, melainkan Wakil Presiden Liga Parlemen Dunia untuk Palestina, yaitu Fadli Zon.
Dalam artikel itu, Fadli Zon beranggapan FIFA sedang melakukan standar ganda dalam ajang Piala Dunia U-20 2023. Penyebabnya dua alasan, pertama larangan politisasi sepak bola FIFA yang tidak konsisten, contoh ketika FIFA menjatuhi sanksi pelanggaran terhadap Tim Nasional atau Timnas Rusia untuk berpartisipasi dalam kompetisi sebagai dukungan terhadap Ukraina yang mengalami invasi Rusia. Kedua, adanya permintaan FIFA agar semua negara berlaku adil terhadap atlet Israel, sementara Israel sendiri tidak pernah berlaku adil terhadap atlet Palestina.
KESIMPULAN
Video berita konten yang menyesatkan atau misleading content.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Umat Muhammadiyah Lakukan Pengancaman di Kantor BRIN, Menuntut Andi Pangerang Hasanuddin Diproses?
-
CEK FAKTA: Istri Arteria Dahlan Drop Akibat Aset Kekayaan Disita Negara?
-
CEK FAKTA: Seluruh Harta Termasuk Mobil Mewah Disita, Kadinkes Lampung Reihana Wijayanto Mengenakan Baju Oranye?
-
CEK FAKTA: Menteri BUMN Berhentikan Ahok dari Jabatan Komisaris Utama PT Pertamina?
-
CEK FAKTA: Pemerintah Filipina Keluarkan Surat Penangkapan untuk Bill Gates karena Pembunuhan Berencana Melalui Vaksin?
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati