/
Jum'at, 28 April 2023 | 08:26 WIB
CEK FAKTA: Ahok telah dipecat oleh Menteri BUMN? ([screenshot Turnbackhoax.id].)

Narasi menyatakan bahwa tengah viral topik pemberhentian Ahok dari posisinya di Pertamina.

Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa sebagai Ahok saat ini menduduki jabatan sebagai Komisaris Utama Pertamina. Sedangkan Erick Thohir adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN yang antara lain membawahi PT Pertamina.

Dikutip dari Turnbackhoax.id, sebuah akun Facebook dengan nama Golliat mengunggah video dengan judul "V1ral ~ M4sa Dep4n Ah0k D1ambang Rvntuh ~ Ada Apa". Sedangkan thumbnail berisikan kalimat, "Benarkah ..!? ERICK THOHIR PECAT AHOK".

Narasinya, Erick Thohir melakukan pemecatan atas Ahok dari Jabatan Komisaris Utama PT Pertamina.

PENJELASAN

Setelah Turnbackhoax.id melakukan penelusuran, thumbnail video itu adalah hasil editan dan isi video adalah potongan video dari peristiwa yang tidak berkaitan.

Dikutip Turnbackhoax.id dari Kompas.com, beberapa klip tidak terkait dengan narasi mengenai pemecatan Ahok. Salah satu klip yang menampilkan Ahok tengah diwawancarai identik dengan video di YouTube tvOne dengan judul, "Wawancara Buka-bukaan, Ahok Disentil Stafsus BUMN".

Berdasarkan penjelasan itu, klaim bahwa Erick Thohir pecat Ahok dari Jabatan Komisaris Utama PT Pertamina adalah salah.

Faktanya judul, isi video dan narator dalam video tidak berkaitan. Dalam video sama sekali tidak ditemukan informasi valid tentang Erick Thohir memecat Ahok dari Jabatan Komisaris Utama PT  Pertamina.

KESIMPULAN

Video memiliki materi dengan kategori konten yang dimanipulasi.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More