/
Rabu, 03 Mei 2023 | 13:40 WIB
Cek fakta Pesulap Merah dikabarkan mendatangi markas terbesar suku Dayak. ([YouTube/INSPIRASI DAN DAKWAH])

Sosok Ibu Ida Dayak belakangan menjadi perhatian publik. Kehebatannya dalam menyembuhkan beragam penyakit membuat publik meminta Pesulap Merah untuk membongkar trik di baliknya.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa Ibu Ida Dayak menantang Pesulap Merah. Kini menurut informasi yang tersebar di YouTube, Pesulap Merah telah menantang balik Ida Dayak dan nekat mendatangi markas terbesar suku Dayak.

Informasi itu sendiri dibagikan oleh kanal YouTube INSPIRASI DAN DAKWAH yang mengunggah video berjudul "Ditantang Balik!! Pesulap Merah Nekat Datangi Markas Terbesar Suku Dayak dan Inilah Yang Terjadi".

Keterangan dengan narasi serupa pun terlihat pada thumbnail video. Dilengkapi potret Pesulap Merah yang dikepung oleh lelaki dengan pakaian khas suku Dayak.

Hingga kini, video tersebut telah disaksikan sebanyak lebih dari 31.000 penayangan. Namun, benarkah Pesulap Merah menantang balik dan mendatangi suku Dayak?

CEK FAKTA:

Informasi yang mengklaim bahwa Pesulap Merah mendatangi markas terbesar suku Dayak adalah salah.

Setelah menonton video berdurasi 8 menit 42 detik tersebut, tidak ada penjelasan secara resmi ataupun bukti valid yang menyatakan bahwa Pesulap Merah mendatangi markas suku Dayak.

Narator dalam video tersebut tidak memberikan pernyataan kredibel untuk mendukung klaim seperti yang tertera pada judul.

Baca Juga: Didukung Semen Gresik, Omzet Penjualan Parsel Lebaran UKM Rembang Capai Rp434 Juta

Isi video dengan judul tidak memiliki keselarasan. Tak hanya itu, foto yang digunakan juga hasil editan agar seolah-olah Pesulap Merah mendatangi markas suku Dayak.

Kesimpulan:

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Pesulap Merah mendatangi markas terbesar suku Dayak merupakan berita palsu atau hoaks.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More