Narasi ingin pemirsa percaya FIFA ingin menutupi aib dengan cara mencabut sanksi atas Indonesia saat batal menggelar Piala Dunia U-20 2023.
Indonesia tidak sanggup menggelar Piala Dunia U-20 2023 sehingga Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA mencoret status kita sebagai tuan rumah untuk digantikan negara lain.
Inilah pemahaman yang mesti dimengerti sebelum menyimak berbagai kabar yang menyatakan FIFA berubah pikiran atau mengambil tindakan lain.
Seperti contohnya dikutip dari kanal Bola Suara.com, yang melakukan CEK FAKTA atas kabar FIFA mencabut sanksi terhadap PSSI terkait pelaksanaan Piala Dunia U-20 2023. Asalnya dari kanal YouTube atas nama akun Kreator Bola.
Akun ini pada Selasa (2/5/2023) telah mengunggah sebuah video berjudul "FIFA TAKUT AIB DIBONGKAR!! SANKSI PSSI DIHAPUSKAN USAI DINOBATKAN JADI ANGGOTA KEHORMATAN". Ditambah thumbnail atau cover video yang memasang foto Presiden FIFA Gianni Infantino dengan gestur tangan ditangkupkan, ditambah potret Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Tertulis sebagai pengantar "FIFA MINTA MAAF SUDAH SANKSI INDONESIA", dan "ERICK THOHIR DIUNDANG KE SWISS UNTUK LIHAT SIDANG PENCABUTAN SANKSI".
Berdurasi 3 menit 26 detik video ini ditonton sekitar 2.200 kali sejak tayang dua hari lalu.
PENJELASAN
Setelah ditelusuri Bola Suara.com, dalam narasi sepanjang video sama sekali tidak ada potongan video maupun informasi valid tentang pencabutan sanksi FIFA atas Indonesia. Yaitu atas sanksi yang diberikan karena Indonesia membatalkan kesanggupan akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Sanksi administrasi kepada PSSI akibat pembatalan ini diberlakukan FIFA dan tidak berubah sampai saat ini.
FIFA juga tidak menyampaikan maaf karena pemberian sanksi adalah hal prosedural dan memiliki konsekuensi logis, bukan persoalan emosional seperti arahan dari judul video sehingga ada pemahaman mesti ada "adegan" maaf-maafan.
Video ini hanya menyampaikan kegagalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 tanpa sekalipun menyampaikan informasi terkait pencabutan sanksi oleh FIFA. Alih-alih mengundang Ketua Umum PSSI ke Swiss.
Faktanya, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir seperti dikutip dari sumber-sumber terverifikasi seperti Suara.com menyatakan Indonesia sangkat menghormati keputusan yang diambil FIFA. Yaitu memberikan sanksi administrasi kepada Indonesia setelah mencabut status kita sebagai host Piala Dunia U-20 2023.
KESIMPULAN
Video yang diunggah ini memiliki konten hoax atau bohong. Juga koneksi yang salah karena antara judul dan materi atau konten tidak saling mendukung.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
3 Pemain Keturunan Segera Jadi WNI, Termasuk Kiper Liga Yunani
-
CEK FAKTA: Gara-gara Tidak Fokus Ari Wibowo Kecelakaan Maut, Video Ini Pakai Data Kejadian 10 Tahun Lalu alias Out of Date
-
CEK FAKTA: Timnas Indonesia Lawan Argentina di FIFA Matchday Juni 2023
-
CEK FAKTA: Benarkah FIFA Sujud kepada PSSI Agar Indonesia Tidak Cabut dari Keanggotaan?
-
Cek Fakta: Betrand Peto Terekam CCTV Lakukan Hal Tak Terduga ke Sarwendah
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Tolak Narasi Pigai, KNPB: Papua Punya Hak Merdeka Sesuai Prinsip Menentukan Nasib Sendiri!
-
Bupati PALI Asgianto Diperiksa KPK, Terungkap Daerahnya Gagal Raih WTP Selama 13 Tahun
-
Praperadilan Febrie Adriansyah, Kuasa Hukum Minta Eks Jampidsus Segera Dibebaskan
-
ESDM Uji Coba CNG untuk UMKM, Siapkan Puluhan Ribu Tabung
-
Rumah Sakit di Pekanbaru Dilarang Bedakan Pelayanan Pasien BPJS dan non-BPJS
-
3 Rekomendasi Moisturizer untuk Bekas Jerawat PIH sesuai Review, Noda Hitam Lambat Laun Pudar
-
Hentikan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Pelatih Singapura Kena Karma
-
Review Film Don't Say Good Luck: Kisah Remaja, Harapan, dan Teater Musikal
-
Screening 'Harusnya Horror' di Jogja Jelang Penayangan: Reza Arap dan AAAClan Disambut Meriah
-
Pulang Tengah Malam, Adinda Ditemukan Tewas di Jalan Gelap Kertapati, Motornya Hilang